Wednesday, September 6, 2017

Spesifikasi dan Keunggulan Kawasaki KLX G150, Lengkap dengan Harganya

Met pagi-pagi banget sob.

Udah pada bobok atau masih merem di peraduan? Halah…. Padha baen!
Tidak seperti biasanya, pagi ini saya akan posting perihal salah satu produk sepeda motor asal pabrikan Jepang, Kawasaki KLX G150.

Kenapa saya posting mengenai kawasaki KLX G150 ini? Besok-besok saya posting dech alasannya…. Hehehe….

Ah, sekarang saja dech.

Yupz, beberapa bulan yang lalu saya pernah bocorkan ke teman-teman kalau dengan sangat terpaksa saya berganti motor kembali.
Kenapa terpaksa? Karena motor  yang dulu dirasa kurang nyaman. Bolak balik ratusan kilometer itu sungguh aseloleh… Wkwkwkwk..

Akhirnya, setelah melalui pertapaan di GUA MBUH APA, saya putuskan untuk membeli kawasaki KLX G150 (Nulisnya betul gak yah?).

Nah, sebagai ucapan syukur dan terima kasih, kali ini saya akan posting tentang Kawasaki KLX ini.
Cekidot!

Udah gue modifikasi... Ulasan modifikasinya pada postingan selanjutnya....
Biar ramai :)


Spesifikasi dan Keunggulan Kawasaki KLX G150, Lengkap dengan Harganya

Pabrik asal Jepang yang identik dengan warna hijau kembali mengenalkan unit sepeda motor yang selama ini dikenal sebagai “Raja Motor” adventure kelas 150 cc di tanah air, yaitu KLX. Mengenalkan All New Kawasaki KLX G150 merupakan versi facelift dari Kawasaki KLX generasi lama.

Sama seperti pendahulunya, Kawasaki KLX 150 2015, inipun masih didatangkan secara utuh dari negara asalnya, Jepang.  Mantabz mas broh…

Hal ini membuat harga motor yang terhitung cukup mahal. Dengan membawa mesin SOHC 2 katup berkubikasi 150 cc, unit baru motor trail Kaawasaki menawarkan beberapa pembaharuan yang membuat penampilan semakin gahar.

Spesifikasi Mesin pada KLX G150
  • Tipe: Air cooled, 4 stroke single
  • Maximum power: 8.6 kW {12 PS} / 8,000 rpm
  • Karburator: NCV24
  • Diameter x Langkah: 58.0 x 54.4 mm
  • Volume silinder: 144 cc
  • Valve sistem: SOHC, 2 valves
  • Sistem pengapian: DC-CDI
  • Perbandingan Kompresi: 9.5:1
  • Torsi maximum: 11.3 N.m {1.2 kgf.m} / 6,500 rpm

Desain Motor Kawasaki KLX G150
  • Suspensi depan: 33 mm telescopic fork
  • Suspensi belakang: Uni-trak, with 5-way adjustable preload
  • Ban depan: 70/100-19M/C 42P
  • Ban Belakang: 90/100-16M/C 51P
  • Panjang x lebar x tinggi: 2,050 x 830 x 1,115 mm
  • Jarak poros roda: 1,355 mm
  • Rem depan: single 240 mm petal disc twin-piston
  • Rem belakang: single 190 mm petal disc single-piston
  • Jarak ke tanah: 225 mm
  • Berat: 116 kg
  • Kapasitas bensin: 6.9 liter


Keunggulan Kawasaki KLX G150
Motor yang dirancang dengan desain bodi yang sangat persis dengan desain motor trail pada umumnya, dimana desainnya dibuat sangat ramping dan ketinggian yang cukup. Sehingga motor ini mampu melewati berbagai macam medan yang ada. Desain lampu yang baru menjadi keunggulan pada motor tipe ini.

Meskipun memiliki rangka yang sama, tetapi bentuk bodinya berbeda, Kawasaki KLX G150 tampil lebih elegan dari pendahulunya. 

Bentuk spakbor dan tail terbilang lebih simpel dari yang sebelumnya dan lebih enak untuk dilihat. Ukuran motor yang standar tidak terlalu berat dan tidak terlalu besar dan tidak terlalu tinggi.

Memiliki mesin dengan kapasitas 144 cc yang akan membuat motor irit dan motor ini sangat cocok untuk diajak jalan-jalan. Pada jalanan yang berlumpur dan tidak rata karena telah dilengkapi suspensi depan belakang yang nyaman dan tentunya empuk.

Kawasaki KLX G150 tidak akan membuat penumpang mudah lelah karena posisi duduk bisa anda sesuaikan karena tidak terhalang oleh tangki. Kalian dapat mengendarainya secara tegak dan tidak bungkuk.

Itu saja ulasan informasi tentang Kawasai KLX G150. Dengan spesifikasi yang dimilikinya, Kawasaki KLX G150 dibandrol dengan harga sekitar 28 Jutaan. Berbicara tentang harga memang terbilang tinggi tetapi harga tersebut sesuai dengan spesifikasi yang akan didapatkan.

Lantas berapa harganya di wilayah Banyumas?
Hohoho…

Terakhir ketika saya membeli motor ini, saya dapat kabar kalau KLX G150 setiap dua atau tiga bulannnya konon katanya akan naik. Gile bener kan?

Nah, kebetulan saya kan tinggal di Banyumas. Kalau di Banyumas kisaran 30 jutaan J


KREDIT MURAH MOTOR KAWASAKI

Bagi kalian yang tinggal di wilayah Banyumas, jika kalian ingin mendapatkan info tentang cicilan murah untuk motor Kawasaki, silahkan hubungi saya.

Akan saya kasih tahu salah satu leasing yang selisih total angsurannya dikisaran 3 hingga 4 Juta rupiah LEBIH MURAH.

ASELI!!!

Mau atau mau banget? Kalau mau banget, silahkan hubungi kontak saya yang ada di blog ini. TANPA DIPUNGUT BIAYA KOK.
Hehehe…

Dan untuk bro bro maupun sist sist yang lagi nyari pelengkapan sepeda motor, bisa surfing kesini... Mumpung lagi diskon dan free ongkir kemane aje :)


Salam bikers!

Monday, September 4, 2017

HARUSKAH "SEGALAK" ITU DI DALAM MASJID?

Met siang prends....
Bagaimana kabar kalian di hari ini? Semoga lagi santai ditemani ribuan duit di tangan kalian. Kalau bukan duit, ya kesehatan. Duit mana lagi yang akan kau dustakan? #Njirrrr....

Jujur, saya malas buat nulis ini. Tapi tak pikir-pikir harus ditulis. Daripada nyesek sum!

Begini story-nya...

Kemarin siang saya nyroto (makan soto) di salah satu bakul sroto yang sangat terkenal di sekitar pasar kecamatan Jatilawang, Banyumas. Selesai makan, saya bergegas ke masjid untuk menunaikan sholat Dhuhur.

Ramai, begitu kesan saya. Mungkin disamping hari Minggu, suasana liburan Idul Adha juga mempengaruhi keramaian yang tidak seperti biasa itu.

Itulah yang terjadi pada siang kemarin.

Selesai Dhuhur, saya langsung keluar masjid. Kebetulan saya ada janji dengan salah satu tim marketing mesin pom mini yang kami jual untuk meluncur ke Banjarnegara menemui salah satu pengusaha yang akan membeli mesin pom mini kami.

Belum sampai diluar masjid, saya melihat ada sekerumunan jamaah di teras tenggara masjid tersebut. Lagi ngapain? entahlah...

Tadinya saya sama sekali tidak tertarik untuk mengetahui apa yang sedang terjadi. Tapi ketika ada salah satu jamaah (kebetulan wajahnya ke arab-araban) berbicara dengan nada tinggi sembari nunjuk-nunjukin tangannya ke salah satu jamaah bersarung, saya jadi penasaran. 

Kenapa? Karena saya lihat jamaah yang bersarung dan berpeci tersebut tampak pucat.

Syahdan, duduklah saya sembari mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi.

Usut punya usut, si lelaki yang wajahnya kearab-araban itu sedang menasihati orang yang bersarung tersebut. Konon katanya, ketika jamaah yang kearab-araban itu sedang sholat, orang bersarung tersebut melintas didepannya.

Selesai sholat, orang bersarung itu langsung dinasihati, "Jangan melintas di depan orang yang sedang sholat!"

Yang saya sayangkan, kenapa ketika menasihati ia harus menggunakan nada tinggi. Bahkan kesan marah terlihat dari orang itu.

Dan lelaki bersarung tampak seperti orang yang sedang dihakimi.

Kontan, nada keras tersebut mengundang banyak jamaah lain untuk mendatangi mereka (lelaki yang menasihati dan lelaki yang dinasihati itu).

Bagaimana tidak mendatangi, nada keras dan wajah lemas dari dua orang itu sungguh menarik perhatian.

Akhirnya, bebeberapa jamaah ikut "melerai" peristiwa itu. Yupz, kondisi sedikit gaduh soalnya.

Saya lihat ada seorang anak muda yang dengan tenangnya ikut menengahi mereka. Memang ada beberapa jamaah yang usianya lebih tua. Tapi beliau-beliau malah ikut "didakwahi" dengan gaya yang menurut saya kurang pas untuk ukuran orang Jawa seperti kami. Tadinya saya ikut gregatan untuk "nyemplung", tapi anak muda dan salah satu jamaah yang menurut saya sangat humble, mampu mengatasi keadaan.

Saya bukanlah anak pesantren apalagi anak IAIN.... Namun sepengetahuan saya, di zaman Nabi dahulu ada peristiwa yang juga tak kalah menggemparkan dibanding peristiwa di masjid kemarin itu.

Seorang Arab Baduy buang air di masjid!

Padahal beberapa sahabat dan manusia mulia, Nabiyullah Muhammad SAW berada di masjid itu. Namun, apakah Baginda Rasul marah?

Sudahlah... Kalian bisa cari sendiri kisahnya.

Kadang saya merasa heran dengan saudara-saudara seiman saya. Jika sudah mengaku bahwa Rasulullah adalah suri tauladan, mengapa hal-hal "sepele" seperti itu sering terjadi?

Bukan hanya kemarin. Dulu, saya juga melihat langsung ketika pak Lik saya kurang satu rokaat, langsung ditegur dengan cara yang tidak mengenakan.

Alhasil, Beliau malah jadi jarang ke musholla.

Ada juga karena telat berjamaah untuk sholat, kebetulan ia biasa menjadi imam, ketika melihat imamnya adalah orang yang kurang sreg dengan dia, orang yang biasa jadi imam tersebut malah pulang. Bukan hanya itu, isterinya yang sedang sholatpun tak luput dari "gandengannya"... Pulang!

Argh...
 
Sedih saya...

Semoga kedepannya, anak-anak muda sekarang, anak-anak muda yang notabene menjadi generasi penerus bangsa, benar-benar belajar tentang akhlak Nabi yang mulia.... Bukan sekedar belajar ZAKAT, PUASA, HAJI, SHOLAT DAN HAFALAN  saja....

Beginilah akibatnya.

Siapa yang salah? 

Yang nulis postingan ini...  Wkwkwkwkwk....

Salam damai.






Thursday, August 31, 2017

MAKNYUS, DATARAN TINGGI DIENG

Selamat siang menjelang sore wahai para penikmat alam semesta... 

Akhirnya, setelah ribuan jam bertapa di gua gua, elu-elu, saya bisa menjumpai pemirsa kembali dalam acara mbuh apa ... Wkwkwk...

Lagi dan lagi, beberapa rencana besar akhirnya kandas di tengah jalan. Mungkin kalian yang biasa berkunjung di warung yang agak mesam mesem ini sudah tahu beberapa rencana besar itu.

Selain poligami buat e-book, saya juga berencana membuat kursus singkat di WA tentang Google Adsense. 

Namun seiring perkembangan kesehatan saya yang kurang memungkinkan, akhirnya saya masih berhutang sama teman-teman dan dan debtcollector yang rungsang-rungsung tentunya... Hahaha... MAAF, kali ini saya lagi banyak make bahasa ngapak :)

Semoga September awal saya sudah bisa memulai apa yang saya janjikan... Amiin...

Kembali ke laptop saudara-saudara....

Dalam rangka menghilangkan ingatan ke mantan sebel puyeng dan sumpek, Sabtu kemarin saya bersama teman-teman kerja plesiran ke Dieng.

Aslinya sih acara perpisahan dengan bos lama... Namun karena saya terbiasa tidak ikut plesiran dan saat ini saya memang lagi koleng dan butuh kasih sayang lagi banyak duit karena sudah berhasil menjual mesin pom mini ke dataran tinggi smedo, akhirnya saya putuskan untuk ikut plesiran...

Ini dia mesin pom yang saya jual... Murah, 15 juta!

Nb. Thanks OPPO... Keren juga nih jepretannya :)



Yang dua nozzle hanya 25 juta rupiah.... Saya kasih bonus sepatu Caterpillar KW spesial... Terbatas :)



Sebenarnya sih pengen banget ke Dieng pakai perahu ajaib ini... Tapi berhubung STNK dan platnya belum keluar, ndak jadi dipakai nih perahu ruarr biasa cap gajah njonte ini...

Berikut penampakannya....
Bang.....  bakpaonya bang!!!!
CUKUP SUKETI!!!!

Wonosobo-Dataran Tinggi Dieng adalah kawasan vulkanik aktif di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing (wikipedia).

Berangkat jam 11.00 malam dari bumi Banyumas bukanlah hal yang mudah bagi saya.. Ya eya lah..jam ngorok mah segitu...
Alhasil, hampir saja saya ketinggalan rombongan..Untunglah ada janda  adik yang baik hati. Nganter pakai motor metiknya dengan bagitu syahdunya.

Ketika mobil sudah menderu debu, saya langsung bilang "woyyy... Gue ikut..."
Akhirnya mereka meminta tanda tangan dan poto-poto selpie bareng saya. Alhamdulillah masih pakai celana.. 

Sekitar jam setengah empat pagi kami sampai lokasi. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah bukit sikunir... yeah... Nonton matahari terbit coy...

Asyiknya, foto-foto saya sudah diunggah terlebih dahulu di portal berita ini. So, saya jadi bingung nih mau ngunggah foto aseli gue... Huhuhu...

Makasih den udah dimuat...  :)

Ini saja dah :)

Foto-foto adalah ritual resmi di bukit sikunir ini... Silahkan dinikmati... DON'T TRY AT WC!

Mr. Hokian Shen...My best prend :)

merem bukan karena keenakan... tapi ENEK...
Kelilipen debu...



Jika kalain kesini, LUNASLAH UTANG-UTANG KALIAN UNTUK SEMENTARA WAKTU...

Ra sah depikir brohhh! Hahahaha...

Saran saya, jika kalian mau kesini, siapkan peralatan tempur yang memadai. Kenapa? Karena cuacanya dingin banget.

Minimal, persiapkan kaos tangan, helm... eh, helm... penutup kepala kayak mo naik gunung lah intinya. Jaket tebal jangan lupa... Dan gebetan tentunya. Eaaa....

Oh ya, lebih bagus lagi kalian bawa mantel. ASELI... 

Di atas sana, debu beterbangan banyak sekali mas bro. Saya termasuk dalam manusia yang kurang persiapan. Rambut dan telinga saya kotor banged sampai malu mau mencium selingkuhan  ketek sendiri.

Nah... Setelah menikmati keindahan terbitnya matahari pagi, kami turun untuk merayakan sarapan bersama. Hokyah!

Me, wa Sadit and Mr. Ghobret Van Houten


Perjalanan selanjutnya adalah telaga warna... Dimanakah itu? Tentu saja masih di daerah Dieng...
Inilah penampakan demi penampakannya...

Enjoy this pict gaesss...







Yang keren dari tempat ini adalah, selain warna airnya yang berwarna (ya eya laaah...namanya juga telaga warna), banyak tempat-tempat suci dengan aneka kemistisannya sendiri-sendiri. Gak mau cerita ah... Kesitu saja yah kalian :)

Mistis yang saya maksud bukan berarti hal yang menakutkan... Tapi mistis dalam artian berupa keajaiban-keajaiban yang dimiliki pada sekitar danau tersebut. Ah, pokoknya nyesel deh kalau belom kesana :)

Setelah puas selpi-selpie sembari menikmati alam nan penuh pesona, kamipun segera bergegas menuju tempat selanjutnya. Apa itu? Kawah putih Sikidang...








Jangan lupa pakai kondom masker kalau ke kawah ini. Demi keuangan coy.... Hihihiy...

Asli, kawah sikidang ini adalah kawah yang eksotis. Selain pemandangan yang begitu menawan, kamu juga bisa bawa telor mentah buat direbus disini.

Okey mas bro... cukup sekian informasi seputar dataran tinggi dieng yang menawan. 

Nah, bagi kamu yang berniat kesana, agak susah juga sih bagi yang biasa naik kereta api atau pesawat terbang. Soalnya belum ada maskapai besar yang membuka penerbangan kedaerah Dieng. Lha wong bandaranya yang memadai saja belum ada... Hahaha...

Kereta api juga belum ada. Paling turun di Pekalongan. Dari stasiun naik angkot jurusan Wiradesa. Setelah itu baru ke Dieng. Cari yang jurusan Batur yah :)

Saran saya, turunlah di Jogja atau Semarang. Setelah itu, barulah ke Dieng. Tanya saja ke orang-orang disekitar Jogja atau Semarang. Insha Allah paham kok :)

MASIH BINGUNG?
Google map ajah dech... Terima kasih google map :)

Terima kasih juga buat OPPO...  keren nih kameranya :)






















Thursday, August 3, 2017

BELAJAR CARI DUIT DARI BLOGGING

Met pagi sobat preneur semua...

Pertengahan Agustus nanti, Insha Allah saya akan mengadakan kelas online via WA.
Apa sih yang akan kita pelajari bersama di kelas tersebut?
Intinya sih cara nyari duit dengan media blog alias blogging bagi pemula.
Nah, bagi yang mau ikut silahkan japri ke WA nya saya yah

081229092190
Jangan sampai ketinggalan yah. 

Kabar terakhir, kelas tersebut hanya diperuntukan bagi 30 orang saja lho.
Biayanya?
GRATIS!
Bukan hanya itu.... Peserta juga akan mendapatkan e-book pembelajaran bisnis online seharga IDR 250.000,00.

Keren kan?

Oh ya, kabar ini juga saya sebar di berbagai medsos lho...

So, sebelum terlambat silahkan teman-teman gabung langsung...

Saya bukan expert, saya hanya berbagi...
So, bagi yang sudah expert, bagi-bagi juga dong ilmunya.

Ya nggak gaess??

Oh ya, ini juga sebagian dari tantangan yang saya adakan untuk diri saya sendiri.
Beberapa hari yang lalu saya sudah memposting perihal e-book di facebok saya.
Nah, tantangan selanjutnya, selain membuat e-book adalah mengadakan kelas online via WA ini.

Semua saya lakukan untuk melihat endurance dan kecintaan saya terhadap dunia bisnis online dan blogging tentunya.

E-book tentang google adsense ini akan saya hargai berapa? Argh, nanti saja... Toh intinya adalah sharing.

Bukankah ilmu harus dibagi?

Nah, bagi teman-teman yang masih ngidam untuk diterima menjadi publisher google Adsense, semoga e-book tersbut akan sedikit membantu perjuangan teman-teman semua. Amiin...

Dan kampretnya.... ada postingan seperti ini di facebook saya (kebetulan di tag saya).


Ini anak emang pantas buat dipinang.... <jadi pembantu gueh... gkgkkgkgkg>


Salam sukses!

Thursday, July 27, 2017

ASTAGA, KECELAKAAN BERUNTUN DI PAGI INI

Seperti biasa, pagi ini berangkat pagi-pagi sekali demi sesuap tiga ratus suap nasi bungkus. Wkwkwkwk…

Mungkin ini minggu terakhir memakai si Shogun buat jalan ke tempat kerja. Soalnya (ujian kaleeee), selain udah rada rewel, si shogun juga kadang bikin enek ini perut… gemradag pisan brow motore.. Mbuehehehe….

Lantas, pakai motor apalagi mas? Perasaan  gonta ganti motor kayak gonta ganti pantat  sendal Sering gitu… Huek!

Yupz, ada berbagai alasan kenapa saya gonta ganti motor. Mulai dari alasan kepepet butuh duit, pengen cepet nglunasin utang, bayar kimcil kuliah dan sebagainya…

Nah, alasan dan sebagainya itu termasuk dalam alasan sesungguhya. Apa itu, satu diantaranya adalah kenyamanan. Ratusan kilo meter saban hari brow… nah loh!

Intinya, butuh kendaraan yang nyaman. You tahu lah bagaimana keadaan jalan raya di negara ini… Brenjal brenjul gak karuan. Ndak usah dibahas… Toh menurut saya, yang mengakibatkan jalanan ndak nyaman, salah satunya adalah diri kita sendiri. Injeksi Yuuk…. Upz! Instrospeksi!!!

Seperti biasa, jalur pertama yang saya lalui adalah jalan raya Patikraja-Kaliori. Lumayan asyik nih jalan.

Jalannya lumayan bagus. Bahkan hampir beberapa bulan sekali selalu ada perbaikan. Salutlah buat bapak gubernur. Ini jalan provinsi brow…

Belum sampai ke pasar Patikraja, brakkk!!! Tabrakan terjadi di depan saya.

Dua sepeda motor dari arah saya bersenggolan. Saking kerasnya, mereka berjatuhan kayak mantan yang ditinggalin di kolam ikan. Argh, mengenaskan.

Saya tidak sempat berlamaan disitu. Disamping mereka pada langsung berdiri, saya sendiri harus mengejar waktu untuk tidak terlambat di tempat kerja. Sok penting!

Saya sih hampir selalu menolong orang yang kecelakaan di jalan raya. Hanya saja lihat-lihat kondisi bang!

Kalau tadi, banyak orang yang nolong plus sepertinya yang bertabrakan tidak begitu fatal. Langsung berdiri seperti anu… Argh, sudahlah. So, saya putuskan untuk tidak berlamaan disitu. Langsung gasss mas bro…

Beda dengan kejadian beberapa bulan yang lalu. Seorang pelajar tergelatk tabrak lari. Konon kata si pelajar tadi, sudah hampir setengah jam tidak ada yang menolong.

Bayangkan bro, ditengah rintikan hujan, si anak pelajar tadi tergeletak dengan kondisi kakinya yang parah. Menghadap ke atas, kehujanan tanpa ada yang…..argh…sudahlah….

Dalam kondisi seperti itu, saya putuskan untuk sekedar memberikan pertolongan. Dan anjritnya…. Sudah bolak balik mobil saya mintai pertolongan untuk membawa korban, eh… ndak ada satupun yang mau berhenti.

Untunglah ada mobil berplat B yang justru tanpa saya hentikan dia langsung menemui saya. Cus deh si anak ke puskesmas terdekat. Alhamdulillah…

Lanjut ke cerita…. Kurang lebih 20 menitan dari lokasi kejadian kecelakaan pertama tadi, lagi-lagi kecelakaan terjadi.

Kali ini di depan salah satu sekolah swasta di Rawalo. Tabrak lari katanya.

Sekilas, saya melihat korban. Lagi-lagi pelajar mas bro… Darah bercucuran kemana-mana. Menurut para saksi, kepalanya pecah. Ada dua korban yang meninggal. Semoga mereka dimasukan ke surga ya Allah…  meninggal dalam keadaan mencari ilmu… Semoga khusnul khotimah. Amiin….

Lemes banget nih saya. Biasanya sih tidak… Hmmmm….

Tiba di kantor, lagi-lagi ada berita kecelakaan… Orang tua temanku, kemarin bersama anaknya ditabrak tronton di daerah buntu ke barat. Argh….

Begitulah pemirsa, ajal tidak ada yang tahu. Ia tak kenal muda ataupun tua.

Saya berdo’a, semoga kita senantiasa diberikan perlindungan. Hidup dalam keadaan baik, wafatpun khusnul khotimah. Amiin…

Oh ya, buat para bikers, keep safety yah. Helm jangan lupa… pokoknya jaga diri dan jangan lupa berdo’a…


Bye…


Tuesday, July 18, 2017

CATATAN AKHIR HATI

Kita pernah dilukai
Dan mungkin pernah melukai
Tapi karena itu kita belajar,tentang
cara menghargai,menerima dan
memperhatikan.
Kita pernah dibohongi
Dan mungkin kita
pernah membohongi
Tapi karena itu kita belajar tentang
Kejujuran.
Andaikan kita tidak pernah melakukan
Kesalahan dalam hidup ini,mungkin kita tidak pernah belajar arti
dari minta ma'af dan memberi ma'af
Hidup adalah proses...
Jatuh,berdiri lagi...
Kalah,mencoba lagi...
Gagal,bangkit lagi...
Sampai TUHAN memanggil kita,
Waktunya kita pulang menghadap DIA…

Saat sahabat ,teman, mantan atau bahkan suami dan istrimu
Menikammu...
Diamlah...
Diamlah......

Dari situ kamu bisa menilai kesetiaan
seorang.
Setelah itu akan kau tahu, Bagaimana kesetiaannya padamu sesungguhnya.
Tinggalkan atau tetap bersamanya hanyalah sebuah pilihan...
Jika kau tahan akan sakitnya hatimu, bertahanlah!
Jika tidak, TINGGALKANLAH dia!
Masih banyak kesetiaan di luar sana..
Tegarlah... Dan tetaplah berjalan dengan keyakinanmu

Tidak ada yang sempurna
Betul…

Tapi berusaha menjadi yang terbaik untuk pasangan bukanlah sesuatu yang sulit
Tidak sulit!

Tinggal bagaimana kita mau menerima segala kekurangan yang ada pada pasangan kita…
Namun jika kemudian ada yang terjerumus pada jurang pengkhianatan, apa yang harus kita lakukan?

Sekali lagi, itu adalah pilihan….

Tetap bersamanya… atau tinggalkan dia!

Untuk apa takut?
Bukankah kesetiaan adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan?





Thursday, July 13, 2017

Tanda-tanda kematian yang jarang diperhatikan orang

Siang menjelang sore gaes...

Wah, rada malu juga nih nulis postingan ini. Soalnya beberapa hari yang lalu saya posting perihal plesiran ke Jogja. Tapi endingnya? Kagak jadi boy!

Yupz, sorenya pas pulang dari tempat kerja, saya dapat kabar konon katanya ada salah satu anggota keluarga kami yang bisa dibilang kondisinya memprihatinkan.

Kata salah satu saudaraku, maaf yah, warna kotoran hasil BAB nya udah hitam. Nah, bagi kamu yang sudah punya ilmu tentang tanda-tanda seseorang yang mau pergi selamanya (ini bukan ngedo'ain saudara kami lho), itu adalah salah satu tandanya.

Bagi saya yang sudah beberapa kali ditinggal oleh orang-orang yang saya sayangi (hampir berurutan tiap tahunnya nenek, ayah, terakhir kakek) jika ada seseorang yang sakit lama dan dikategorikan sakit berat, maka kotoran dari hasil BAB yang hitam itu adalah salah satu tandanya.

Boleh percaya boleh tidak. Tapi itulah salah satu hal yang sudah biasa saya temui.



Tanda-tanda kematian yang jarang diperhatikan orang
Sebenarnya sih masih ada tanda-tanda lainnya. Selain ada di hadits, ada juga lho tanda lainnya yang bisa diketahui melalui pengetahuan lain.

Salah satu kerabat guru ngaji saya adalah salah satu orang yang memiliki pengetahuan tentang ciri-ciri datangnya kematian bagi seseorang.

Kadang para warga dibikin geli oleh ulah kerabat guru ngaji saya tersebut.

Pernah pada suatu saat, karena kebetulan Beliau adalah pengurus RT, ada warga yang melapor kalau salah satu warga meninggal dunia.

Niatnya sih selain laporan, mereka juga mau mengambil bandhosa (keranda) dan perlengkapan untuk upacara kematian lainnya.

Kontan kerabat guru saya tersebut bilang seperti ini, "Tinggal ambil saja. Sudah saya persiapkan semenjak hari kemarin."

Walah...

Pernah saya empat mata dengan Beliau. Tanda-tanda orang mau meninggal itu ada puluhan. Sayangnya saya hanya dikasih tahu dua saja tanda-tanda kematian tersebut.

Itulah kenapa akhirnya kami memutuskan untuk tidak ke Jogjakarta. Hanya pikinik di daerah Cilacap saja. Pantai euy :)

Salam piknik.