Sunday, January 31, 2016

3 CARA MENAKLUKAN WANITA
Selamat malam wahai para pecinta wanita...

Sebelumnya saya kasih WARNING dulu buat para lelaki yang merasa sudah ganteng dan banyak harta. Maaf, bukannya saya lagi diskriminasi apalagi diskrimipadi... Bukan! Sama sekali bukan. Lalu kenapa mesti ada WARNING-nya? Ya karena postingan ini saya khususkan untuk mereka-mereka para lelaki yang punya wajah pas-pasan dan kantong kosong gelondangan. Kok bisa? Ya iyalah bisa... Postingan tentang 3 cara menaklukan wanita ini memang saya khususkan buat mereka yang belum ganteng dan belum kaya. Karena kalau sampeyan udah ganteng dan kaya, shalih lagi, mana butuh kalian untuk tips menaklukan wanita ini.



Secara, kalau sampeyan sudah ganteng, kaya, dan alim, maka dengan sendirinya para gadis dan para janda tua akan terkinthil kinthil sama sampeyan. Iya mbok? Hahahaha....   *sikut!

Tapi kalau mau baca 3 cara menaklukan wanita ini juga ndak papa dhing. Siapa tahu suatu hari nanti sampeyan membutuhkan tips ini :)

Baiklah para pecinta wanita, mari langsung saja kita lihat apa saja 3 cara yang harus dilakukan untuk menaklukan wanita pujaanmu maupun wanita pujaan teman-temanmu... Hehehe...

Yang pertama, jadilah pria lucu/humoris. Pada hakikatnya setiap wanita itu suka akan sesuatu yang membikin hatinya bahagia. Nah, salah satunya adalah tertawa. Bahkan dari survey yang dilakukan oleh kaki Paijo dan yu Tukijah menunjukkan, bahwa dengan tertawa maka segala macam penyakit yang kita derita akan tersembuhkan. Wah.. Ruarrr biasaaaa..... Oleh karena itulah wanita cenderung suka pada pria yang humoris.Pria yang bisa membuatnya tertawa lepas. Pria yang bisa bikin hal-hal yang lucu dan menggemaskan. So, jadilah pria yang lucu.
Lalu jika saya tidak lucu, apa yang harus saya lakukan biar jadi pria yang lucu? Gampang.... Sungguh, gampang pisan... Cobalah kamu pakai daster. Setelah itu menarilah dan nyanyikan lagu naik-naik ke puncak gunung dihadapan wanita yang kamu incar. DIJAMIN, wanita itu akan tertawa terbahak-bahak... Monggo dicoba!

Yang kedua, jadilah pria yang romantis. Wanita itu suka digombalin. Sungguh! Kesannya mungkin jaim, tapi pada kenyataannya semua wanita menyenangi dan membutuhkan sesuatu yang bernama rayuan. Tentunya rayuan-rayuan yang romantis. Contohnya seperti ini :
"Kulit kamu putih banget kaya mayat kemaren..." Dan sebagainya...
Untuk menjadi romantis ndak susah kok. Cukup dengan modal uang 250 rebu, kamu beli karangan bunga yang indah. Lalu kasih ke wanita yang kamu incar. Pasti wanita itu akan bilang... "Ohh co cwittttt..."
Dijamin wanita itu bakalan klepek-klepek di hadapan kamu. Ingat, karangan bunganya yang tulisannya seperti ini ; RIP. Silahkan dipraktekkan!

Yang terakhir/ketiga, rajin-rajinlah menggoda. Wah, apa pula itu. Ya, wanita suka dengan godaan. Baik itu secara lisan, tulisan, maupun gerakan-gerakan tubuh kita. Mungkin dia akan pura-pura marah. Tapi di dalam hatinya, dia bilang seperti ini : "Kampret... kenapa berhenti menggodaku! Lanjutin dong ahhh!"
Nah, khusus untuk godaan pakai gerakan badan, sungguh ini teramat mudah. Kamu kedipkan satu mata kamu saja, otomatis sang wanita akan merasa bahwa kamu menyukainya. Secara kejiwaan, sang wanita akan bangga karena ada yang menyukainya. Okey bro... Mulai sekarang rajin-rajinlah menggoda. Mulai dari menggoda ayam, sampai menggoda kucing tetangga. Selamat mencoba!

Selesai sudah postingan tentang 3 cara menaklukan wanita. Kuncinya ada pada kesabaran dan seberapa kuat kalian untuk bertahan, berusaha mendapatkan wanita idaman kalian.

Ingat filosofi ini, sluman slumun slamet.

Selamat berjuang sob. Semoga postingan 3 cara menaklukan wanita ini berguna bagi kehidupan kalian. Selamat berjuang!

wassalam...
CAWET
Assalaamu 'alaikum wr.wb.

Selamat sore warga....

Sebelumnya saya minta duit yang sebanyak-banyaknya karena judul postingan kali ini agak sedikit vulgar, "CAWET" alias celana dalam. Nah, biar ndak penasaran cawetnya mau diapain atau cawetnya seperti apa, yuuk langsung saja kita ke Te Ka Pe... Cekidot!

Begini ceritanya....

Pada suatu siang yang indah, Kemplu (untuk kepentingan tagihan utang, nama saya samarkan) naik angkutan pedesaan/koprades guna membeli beras (kalau di desa saya, istilahnya adalah nempur).

Ya dasar Kemplu, seharusnya-lah sih belinya tadi pagi. Namun gara-gara kesiangan, akhirnya Kemplu nempur pada siang harinya.

"Asem... Gara-gara main gaple sama geng Bodhol!" Begitu gumam kemplu dalam hati.

Semalam Kemplu memang pulang agak pagi. Seperti biasa, sebagai warga yang baik hati setiap malam Minggu-nya dia ronda bersama beberapa temannya yang biasa ia sebut sebagai geng Bodhol. Namun tak seperti malam-malam biasanya, ronda semalam mereka merasa sangat asyik main gaplenya. Akibatnya mereka pulang agak pagi. Padahal biasanya jam 10 saja mereka sudah pulang. Hah? Ronda kok jam 10 pulang? *Maaf, itu bukan urusan saya!

Kembali ke dalam koprades..... Saking panasnya cuaca, butiran demi butiran keringat keluar dari tubuh Kemplu yang bau menyan itu. Apalagi di dalam koprades penuh sesak dengan penumpang. Baik penumpang yang hidup semisal Kemplu, maupun penumpang yang mati semacam beras, sayuran, rinjing, cething,centhong dan barang-barang keperluan lainnya yang biasa digunakan oleh orang-orang di desa.

Saking banyaknya keringat, maka secara sigap si Kemplu mengusap keringat-keringat yang bercucuran di badannya itu.

Namun apa yang terjadi saudar-saudara?

Tiba-tiba saja seluruh manusia yang ada di dalam koprades tertawa dengan kerasnya. Si Kemplu pun jadi bingung... What happen? 

"Kemplu.... Kemplu... Mbok ya kalau mau ngusap keringat pakai sapu tangan! Jangan pakai itu......!"

"Apa" Kemplu balik bertanya....

Oalaah... Ternyata yang dipakai buat ngusap keringatnya si Kemplu bukanlah sapu tangan, akan tetapi CAWET alias celana dalam...

Si Kemplu baru sadar, tadi ketika berangkat mau nempur dia memang tergesa-gesa. Ya maklumlah, kesiangan. Saking tergesa-gesanya dia, bukan sapu tangan yang dia sambar lalu dimasukkan ke saku celana, akan tetapi cawet yang dia ambil. Mending cawet baru. lah ini.... cawet yang sudah usang... Bolong-bolong lagi... Bagaimana tidak diketawain? Hahahaha....

Tapi Kemplu ya Kemplu... Dibalik raut mukanya yang blo-on dan ndak karu-karuan itu, sebenarnyalah Kemplu adalah jenis manusia yang cerdas dengan nilai IQ di atas 15. (?) Maka dengan spontan dan penuh wibawa, si Kemplu bilang begini :

"Ah, dasar manusia dari negeri embuh... Ya beginilah hasil didikan dari sekolah dan tontonan yang menjemukan di negeri ini!"

"Apa maksudmu Plu?" Kali in sang sopir bertanya kepada Kemplu.

"Ya beginilah keadaan secara umum masyarakat kita.... Selalu saja menilai sesuatu dari luarnya saja.. Selalu menilai sesuatu dari yang nampak saja! Ini memang cawet, tapi ini kan adalah juga kain.... Jadi bisa dong aku gunakan untuk mengelap keringatku ini? Iya kan? Apanya yang lucu?"

"Kamu memang gemblung Plu! Sekolah dimana dulu?" Begitu seloroh yu Tukijem, wanita tua yang sudah puluhan tahun dengan setia menjual jamu gendongnya.

Tapi bener juga ya si Kemplu. Rata-rata manusia disini kalau menilai sesuatu terkadang memang dari luarnya saja.

Sangat hormat dan kagum pada orang kaya yang parlente, tutur bahasanya sopan, rajin kasih sumbangan.... Akan tetapi, dia adalah koruptor dan tukang selingkuh! Nah lho...

Sedangkan orang yang urakan, miskin, ngomongnya kasar, sering kali dinilai dengan nilai 3 atau 4, padahal dia adalah orang yang baik.

Sekian cawet dari saya... MANA CAWETMU?


Wassalam...



Saturday, January 30, 2016

SECARA DE FACTO, SAYA ITU GANTENG
Penghuni bumi yang saya hormati, dengan rasa cinta izinkanlah saya mengulukkan kalimat : Assalaamu 'alaikum wr.wb.

Selamat malam, salam sejahtera untuk sampeyan semua. Bagaimana bokernya? Lancar kan? Kalau lancar ya syukur... Kalau ndak lancar, itu tongsis saya nganggur... Pakai ajah! Ndak bayar kok! SERIUS!!!

Sudahlah, mari kita tinggalkan masalah boker memboker. Saatnya kalian mendengarkan dongeng pengantar ML dari saya. Nb. ML = MaLam....  *jangan ngeres lu!

Di tahun 2016 ini ada yang sungguh beda dari diri seorang Darsono (inyonge). Sengaja saya biarkan kumis saya tumbuh dengan berbagai keindahannya. Biasanya sih saya cukur. Ya kadang pakai pisau cukur. Kadang juga pakai gunting rumput, bahkan pacul miliknya mbah saya. Tergantung apakah saya sudah sarapan atau belum. Intinya, kumis yang lagi seneng-senengnya tumbuh, langsung saya beresin. Alhasil secara de facto dan de javu, wajah saya mulus lus lussss kayak wajahnya Syahrini... Alhamdulillah yach!

Nah, dengan kumis inilah akhirnya banyak manusia-manusia rese mulai berkomentar perihal kumis keren saya ini. Di bawah ini saya rangkum komentar-komentar mereka dalam bentuk kata-kata yang .... ahhhh, buahjinguk pisan pokoke!!!

"Ihhh.... Jijik banget ngelihat muka kamu mas. Plissssss dech... Kumisnya potong tuh! Nggrungsang banget sih kayak alas Roban!"

"Kumis aja dipanjangin... Otak kamu tuh Son dipanjangin juga. Kampret!"

"Kalau stress mbok ya jangan manjangin kumis mas. Ususnya panjangin mas.. Ususmu itu lho.. panjangin!"

"Pengen kawin yah mas?"

"Rambut bawah dipanjangin juga kan son? Sonnn.. son... Insapmu kapan to le.... le...... !"

Namun, ditengah komentar-komentar yang busuk itu, ada juga komentar-komentar yang menyehatkan hatiku. Ini nich contohnya!

"Keren Son kumise. Kaya ucul-uculan kang penjara!"

"Kumisnya bagus mas. Sini mendekat... Pus... pus.....!"  *dikiranya saya kambing kali... pas pus paspus... SRAMPANG SISAN NGENEH!!!

"Kayak bintang India mas. Itu tuh... SARUUUU KAN???

"Wajahnya jadi ganteng mas. Kaya tentara kumpeni!"

Nah itu dia rangkuman komentar-komentar perihal penampilan baru saya yang pakai kumis. Ya seperti ini penampakannya....
kue lapis dicampur mendhoan, abang kumis kau sungguh tampan.... jreeeng...
Tapi secara de facto, sebenarnya-lah saya sangat tampan. Saya hanya tidak ingin ketampanan saya menjadi hal yang menyakitkan teruntuk orang-orang yang mencintai saya. Sungguh....   #salto dulu ah...

Ini dia penampakan wajah saya yang tampan itu....
sang pangeran sabun colek
Bagaimana? Tampan kan?

Wah.... ndak jelas kok mas!"

Baiklah, ini saya upload foto yang lebih jelas lagi penampakannya...
manisnyaaaaa..... Mmmuuuaaach.....   

Bagaimana? Tampan sekali kan sob?


Wassalam.....




KETIKA PARA LELAKI MACHO BERTEMU DI SUATU WAKTU
Inilah ceritaku, mana ceritamu?

Pemirsah yang sudah sarapan.... Kali ini saya akan bercerita tentang pertemuan para lelaki macho (maju chochote) yang bertemu di atas kapal.

Syahdan, setelah beberapa hari travelling di Bali, pulanglah saya ke tanah Jawa menggunakan kapal Ciltanic, kapal yang dibuat oleh Kaki Kancil.  Namanya juga pulang, asyiknya ya rame-rame.

Beginilah kegiatan para pria macho ketika mereka berada di atas kapal Ciltanic... #wekekekekk


Pura-pura main hape... padahal sih anu hape mati... gayamu! sum... sum....


Dari penampakan wujud mereka, jelas ada yang senyum-senyum sendiri (gemblung), ada yang ngupil (3 dari kiri), ada yang pamer bokong (sweater merah), ada yang main hape (padahal sih hapene sudah meninggal beberapa jam sebelumnya) Innalillahi :)... *warasmu sih kapan sum?

Benar-benar Macho cecunguk-cecunguk ini.....


Kalau gambar yang diatas adalah sungguh-sungguh mewakili gambaran pria-pria macho di abad ini. Kita akan mulai bahas para cecunguk itu dari yang paling kiri menuju ke depan, ealah ... kanan mangsud saya....

Paling ujung, yang makai jaket hitam dan berpose lenjeh kaya banci terminal, namanya Uwa Kolor. Pekerjaannya adalah sebagai penjaga malam di tempatku bekerja. Selain jaga malam, uwa Kolor juga bekerja sebagai penjaga hati janda-janda muda dan janda-janda tua di kampungnya. *sing penting ana lobange....  Mbrangas pisan mbok?

Lanjut ke yang paling tengah. Manusia dengan wajah tampan yang aduhai itu adalah manusia yang langka. Selain baik hati dan rajin menabung, lelaki yang satu itu juga rajin nyisir kumis. Namanya Darsono. Siapa? DARSONO.... Ohh yang punya blog yah? Ya iya lah... Masa yang punya cawet kamu? Ndak banget lah...  *lain kali saya tak cerita perihal cawet/celana dalam.

Nah, sekarang yang paling ujung sono no... Paling kanan. Siapa dia? Saya juga ndak tahu siapa namanya. Jangankan saya, dia saja tidak ingat namanya siapa. Kok bisa? Iya... Dia lupa namanya siapa... Gara-gara KTP dan SIM nya hilang katanya....  *Uasuuuu!!!!



BAHAGIANYA TINGGAL DI NEGARA "EMBUH"
Mari kita awali dengan membaca lafadz basmallah.... Bismillaahirrohmaanirrohim...

matur nuwun tam (baja hitam).. sudah menyemangati... lain kali aku mbonceng montormu yah!


Semoga dengan pembacaan lafadz tadi, di hari Sabtu yang menawan ini kita semua diberikan keberkahan hidup, keselamatan, rezeki yang melimpah, kesehatan, serta kebahagiaan tentunya. Amiin.

Pemirsah yang gagah dan berani, pada kesempatan pagi ini saya akan sedikit bercerita tentang perjalanan berangkat kerja saya yang penuh dengan perjuangan yang berdarah-darah dan bernanah-nanah. Pokoknya, troubleshooting pisan! *ngomong ndak jelas kek gitu... Sarapan bangkai kucing ya mas? -KAMFRET!!!-

Begini ceritanya.....
Setiap hari saya berangkat dan pulang kerja menggunakan sepeda motor. Untuk selanjutnya saya sebut biker saja. Ya biar kelihatan setile pol kaya kuwe!

Salah satu kebahagiaan sebagai biker, bahwasanya saban hari makin banyak saja bikers-bikers baru yang muncul di dunia persilatan dan perkebunan. Hehehe... Kok tahu mas? Ya dari wajahnya tentunya. Setiap hari kan saya jalan, jadi ya sedikit paham dengan "teman-teman" jalanan saya.

Bukan dari wajahnya saja kok, yang saya rasakan sebagai biker, makin hari makin banyak saja motor-motor di jalanan yang saya lalui. Selain itu, feeling so good saya juga berbisik kalau jumlah volume mobil di jalan yang setiap hari saya lalui juga semakin banyak. Alhasil, perjalanan-pun menjadi panjaaaaang dan lamaaaaaa.... *tidak PELTUR (Nempel langsung manturrr) #Hahahaahhay

Jujur secara statistik maupun secara zaskia gothik, saya tidak tahu persis jumlah kenaikannya berapa. Namun yang bikin saya ternganga dan terbata-bata adalah ketika saya bertemu dengan salah satu kepala toko sepeda motor pada salah satu dealer terkemuka di kota Purwokerto ini.

Bagaimana saya tidak ternganga dan terbata-bata, lah wong jumlah sepeda motor yang terjual setiap bulannya mendekati 40-an geluntung. *WE O WE... WOW!

Mari kita kalkulasi dengan menggunakan ibu jari. Taruhlah sebulan cuman 30 motor, kalau setahun sudah ada berapa motor baru tuh? ITU BARU SATU TOKO DAN SATU MERK MOTOR!!! Kalau seluruh merk motor kita hitung..... Berapa coba hai penduduk yang budiman?

Belum lagi mobilnya ;)

Dan inilah bahagianya tinggal di negara embuh itu, Walaupun volume kendaraan makin naik, namun jalan raya tidak pernah naik. Diemmm aja kek gitu... Kayak jomblo yang baru saja ditolak sama embah-embah! Asyik kan?

So, berbahagialah tinggal di negara embuh. Karena disana benar-benar .... embuhhhh lah.....

Dampak tidak perlu dipikirkan! Hahahaaaa....


Sekian laporan dari tempat kejadian perkara. Akhirnya saya ucapkan, semoga kebahagiaan senantiasa mendampingi sampeyan-sampeyan yang hidup di negeri embuh ini. Ingat, wrong or wright is our country. Benar ataupun salah, ini adalah negara kita.

"Iya ndak mas? "

"alaahhhh embuhhhh!!!!

NAMANYA BAGUS MAS!  *Bagus dhigilmu ruag!!!
Malem sob-sob semua (sob-sob = sobat-sobat)

Punya nama sepanjang satu larik itu gampang-gampang susah. Susah-susah nyenengin. Nyenengin tapi rada susah. Susah ada tapi rumit. Halah... Malah nyerocos ndak karuan!

Contohnya nich saya, DARSONO.

sosok ini-lah yang bernama DARSONO THOK! Mbuehehehe... Menyedihkan banget yah mukanya? Lagi adzan apa mas? xixiixix


Kita bicara susahnya dahulu, senangnya nanti (nunggu jablay lewat).
Saya kan punya akun PayPal, nah kebetulan saya juga punya rekening di salah satu bank swasta nasional. Ya namanya juga pebisnis internet, tentunya saya mau memverifikasi akun paypal tersebut. *siapa yang nanya hah???

Nah, berhubung salah satu syaratnya adalah mengirim scan-an kartu identitas resmi, maka dengan penuh semangat 69 saya scan KTP saya. Nah setelah terkirim apa yang terjadi wahai warga yang budiman? Ternyata akun paypal saya tidak bisa terverifikasi. Kenapa? #terkomar komar

Karena nama di akun paypal saya tidak sama persis dengan nama saya yang ada di TKP eh, KTP saya.

Ya iyalah secara... Wong yang di paypal kan ada nama depan dan nama belakangnya. Sungguh nama yang di KTP tidaklah bisa mendukung, baik secara aklamasi maupun secara personal, bahkan bareng-bareng-pun tidak bisa. That's impossible thing :) 

Karena nama di KTP saya cuman DARSONO. Itu nama belakang atau nama depan, saya pun tiadalah tahu jua. Wahahaha.... *priwe jal?

Nah, lain lagi ketika saya di bank. Kasusnya hampir sama-lah. Begini kurang lebih dialognya wahai pemirsa yang budiman................

"Namanya siapa mas?"

"DARSONO"

"Nama lengkapnya maksud saya?"

"Ya itu mbak....  DARSONO!"

"Tidak ada nama depan atau belakang?"

"Nama depan ndak ada mbak. Kalau nama belakang lah ada...."

"Boleh saya tahu nama belakang mas-nya siapa?"

"Thok! Nama saya DARSONO THOK mbak!"

"Namanya bagus mas! ...... Darsono Thok"

*Bagus dhigilmu ruag!!!




Friday, January 29, 2016

SLUMAN SLUMUN SLAMET.... SABLENG
Bismillahirrohmaanirrohim
Assalaamu 'alaikum sob sob semua.... (sob sob = sobat-sobat)

Hayo, pada belum tidur kan? Sini mendekat ke saya... Bahu saya masih longgar kok buat sandaran tubuh dan jiwamu yang kosong itu. #huekkk


Okey sob, kali ini kita akan sama-sama belajar tentang salah satu filosofi orang jawa yang bukan tanpa kebetulan filosofi tersebut saya jadikan slogan di blog saya yang sederhana ini.

Apa itu filosofi yang dimaksud? Ya, filosofi jawa tersebut adalah "Slaman, slumun, slamet."

Sedangkan "Sableng" yang juga saya tulis di akhir slogan/motto blog saya adalah tambahan tersendiri dari saya.

Masih ingat dengan salah satu tokoh ini kan? PENDEKAR 212. Ya, WIRO SABLENG!

Tapi jujur, sableng yang saya maksudkan disini bukan karena saya terinsprasi oleh novel karya TITO BASTIAN tersebut, bukan!

Saya kasih imbuhan sableng, karena saya memang sableng saja. Hahaha...

Aaaaasu-dahlah, jangan terlalu banyak dibahas terlebih dahulu. Toh masih banyak celana dalamku dalam buku harianku.
*kampret... ngomong apa aku ini



SLUMAN, SLUMUN, SLAMET

Penduduk yang berbahagia....
Secara keseluruhan, makna dari sluman, slumun, slamet ini adalah : Semoga kita senantiasa diberikan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Namun sesungguhnya. sluman slumun slamet bagi orang jawa sangatlah mempunyai makna yang spiritual dan transedental. *basamu dhuwur temen cah? HAHAHA

Sluman bagi orang jawa mengarah pada nama nabi, yaitu nabi Sulaiman. Karena orang jawa makannya mendhoan dan rames, maka kata Sulaiman terucap sluman. Ini serius! Pelafazan kita yang beda dengan orang Arab sana, menjadikan kata-kata yang diucapkan pun beda. Namun yang dimaksud ya sama. Contohnya ya kata sluman tersebut.

Nabi Sulaiman adalah nabi yang diberikan banyak kelebihan oleh Gusti Allah. Ia dinobatkan menjadi Raja yang paling kaya sepanjang zaman. Disamping itu, nabi Sulaiman juga diberikan kelebihan berupa bisa berkomunikasi dengan segala macam hewan dan juga jin.

Namun, walaupun Beliau diberikan banyak kelebihan oleh Gusti Pengeran, Beliau lantas tidak menjadi sombong. Beliau tetap dalam keshalihan dan kepatuhan terhadap Tuhan-nya serta berbaik hati kepada siapa saja di negerinya, termasuk semut sekalipun.

Orang jawa/leluhur kita menginginkan agar anak keturunan mereka menjadi seperti nabi Sulaiman. Mereka menginginkan agar generasi jawa selanjutnya menjadi generasi yang berakhlak mulia sebagaimana nabi Sulaiman.

Kata Slumun yang dipakai oleh leluhur kita ini berasal dari kalimat "salamun 'ala mursalin", biasa dibacakan ketika akan mengakhiri do'a. Kalimat tersebut merupakan kalimat do'a untuk keselamatan seluruh para nabi dan rasul.

Kata salamun ini juga terdapat dalam Al Quran surat Yaasin ayat 58, yang artinya kurang lebih seperti ini, " Mereka mendapat ucapan (salam) sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang."


Kata slumun yang menjadi falsafah ini dimaknai sebagai kata salamun yang berarti keselamatan.

Sementara kata slamet, dipahami sebagai suatu keadaan yang sehat dan lepas dari segala mara bahaya. Dan perlu diketahui bahwasanya kata slamet ini sesungguhnya ada dalam 99 nama Allah yang baik/ASMAUL HUSNA, yaitu "As Salaam." Dengan slamet inilah, Allah akan menghindarkan kita dari berbagai mara bahaya termasuk musibah dan penyakit.


MEMAKNAI FALSAFAH SLUMAN SLUMUN SLAMET

Orang jawa yang njawani akan senantiasa berpegang teguh pada falsafah ini, sluman slumun slamet. Tafsir falsafah sluman slumun slamet yang bermakna bahwa semoga kita senantiasa diberikan keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, tentu sajalah keselamatan yang dimaksud adalah keselamatan yang hakiki, yaitu keselamatan dunia dan akhirat.

Salah satu prinsip orang jawa adalah sing penting slamet, yang penting selamat. Dan dengan falsafah sluman slumun slamet inilah, orang jawa yang njawani akan senantiasa berdoa agar dia dan masyarakat sekitarnya (non jawa) akan diberikan keselamatan dunia dan keselamatan akhirat.

Keselamatan dunia dan akhirat diantaranya adalah menjadikan segala sesuatu yang dimiliki/dikuasai baik berupa kekuasaan (politik), harta kekayaan (ekonomi), budaya beserta perangkat sosial lainnya menjadi sesuatu yang menyelamatkan, bukan menghancurkan.
Bukan menjadi penguasa yang kotor, korup,serakah.
Bukan menjadi pengusaha yang menghalalkan segala cara, kotor, dan cara-cara keji untuk meraih kekayaan lagi.

Dengan falsafah sluman slumun slamet maka seyogyanya segala anugerah kekuasaan yang telah dikaruniakan oleh Tuhan kepada kita, menjadikan keselamatan buat kita dan seluruh masyakat Indonesia. keselamatan dunia dan keselamatan akhirat.

Orang jawa yang njawani, ataupun siapa saja yang berpegang teguh pada falsafah sluman slumun slamet maka ia akan mendapatkan keselamatan, bahkan tidak ada yang mengusik, menggangu dan mencoba membuat celaka. "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan", Makhluk halus tidak mau mengganggu, dan setan tidak mau menyesatkan. Wuihhh keren kan?


SABLENG

Setelah kita berdiskusi perihal sluman slumun slamet, and now... kita diskusikan motto blog saya selanjutnya, yaitu Sableng alias gendeng alias gelo alias gemblung alias gila alias edan.

Jaman edan, sing ora edan ora bakal keduman. Begitu kata orang yang jelas edan-nya tentunya.

Masa kita harus gila untuk mendapatan sesuatu di jaman yang katanya gila ini. NO WAY!

Karena itulah, motto sableng ini saya pakai. Kita harus menjadi orang yang sableng alias gila dalam "melawan" tirani kegilaan di dunia ini.

Lihatlah bagaimana orang-orang sudah mulai gila, melakukan apa saja demi memperoleh apa yang diinginkannya. Tidak peduli norma,yunita, elsa dan tiara....  apalagi si Cici... Eh!

Pokoknya yang penting gue dapat. Jalan haram saja susah, apalagi yang halal? Begitu kira-kira motto gila di jaman serba gila ini.

Diperlukan manusia-manusia gila untuk menjadi superhero guna melawan orang-orang dengan tindakan gilanya yang keliru.

Setidaknya, kita sudah menjadi Superman maupun Batman dalam diri kita sendiri. Syukur terjun ke masyarakat.

Namun pertanyaannya, sudahkah kalian punya rasa malu (menggunakan celana dalam/cawet di bagian luar)? Kalau belum ya jangan jadi super hero. Cukup jadi makelar KIMCIL saja!
Hahahaha.....

Sekian, jangan lupa untuk bahagia :)

Wassalaamu 'alaikum and... cussss!