Thursday, July 21, 2016

MAAF MPOK-EMON, KAU TIDAK BISA MEMPERMAINKAN AKU DI TEMPAT KERJAKU! (LARANGAN BERMAIN POKEMON DI LINGKUNGAN PEMERINTAH)

Wesss... Akhirnya surat resmi tentang pelarangan bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan pemerintah terbit juga.

Surat yang langsung ditandatangani oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Bpk. Prof. DR. H. Yuddy Chrisnandi, M.E tertanggal 20 Juli 2016 itu sudah beredar luas di dunia maya.

Berikut penampakannya

Surat yang ditujukan kepada para pejabat negara (Menteri sampai Bupati) itu sangat gamblang untuk dipahami mengapa game berbasis GPS, termasuk Pokemon Go, dilarang dimainkan di lingkungan pemerintahan. Salah satu alasan dilarangnya Pokemon Go dimainkan di lingkungan pemerintahan adalah dalam rangka menjaga kewaspadaan nasional dan mengantisipasi kerawanan di bidang keamanan dan kerahasiaan instalasi pemerintahan.

Kok bisa seperti itu yah?

Mungkin alasan itu bisa dipahami dari salah satu postingan di facebook saya yang merupakan hasil copy paste dari salah satu teman facebook.

Berikut copy paste status tersebut di FB
=====================================
"BAHAYA GAME POKEMON"

Demam pokemon go.
Waspadalah
Pokemon diambil dari bahasa Syriac, atau bahasa Suryani yang jika di-Indonesia kan berarti : 'Aku Yahudi'.

Pikachu, salah satu jenis Ikon monster dalam pokemon. Nama Pikachu diambil dari bahasa Syriac, atau bahasa Suryani yang jika di-Indonesia kan berarti 'Jadilah Yahudi'.
Charmender, salah satu jenis monster ikon dalam pokemon. Nama Charmender diambil dari bahasa Syriac, atau bahasa Suryani yang jika di-Indonesia kan berarti 'Tuhan itu Lemah.'
hmm...

Ancaman Serius dari Game Pokemon GO (BLOK) . Bagikan ...
Dunia sedang booming injeksi "Pembodohan" bernama aplikasi game Pokemon GO (BLOK).

Tanpa disadari kaum bilderberg semakin canggih membangun perangkat "intelijen" dalam bentuk game yang terbalut teknologi interconnecting geospasial (maps) bernama Pokemon GO (BLOK)
Taukah anda mengapa saya sebut permainan ini adalah perangkat intelijen yang sengaja diciptakan untuk merekonsiliasi data citra fisik valid untuk memetakan setiap sudut wilayah negara-negara dimana para user mengaktifkannya.

Dikala satelit yang digunakan oleh google earth dan google maps tak mampu menjangkau gambaran sempurna 3 dimensi dalam sebuah wilayah, maka mereka menggagas ide baru memanfaatkan kebodohan para gamers atau gadget maniac dalam menjalankan agenda maping intelijen NWO untuk memetakan sistem pertahanan dan unit-unit vital setiap negara lewat game yang mengkoneksikan fitur kamera, maps dan data celular.

Coba bayangkan jika seluruh Pejabat, Tentara, Polisi, PNS dan masyarakat awam berbondong memainkan game Pokemon GO (BLOK) ini diwilayah kerja masing-masing..berapa banyak data valid bangunan fisik serta citra ruang yang harusnya bersifat rahasia bagi suatu pertahanan negara dapat diakses hanya karena kebodohan orang-orang itu yang seolah-olah diminta mencari binatang bernama Pokemon itu.

Hal ini mengingatkan saya pada sebuah teknik operasi intelijen yang dijalankan USA melalui eksploitasi dan analisis pencitraan dan informasi geospasial dalam menggambarkan fitur fisik dan aktivitas secara geografis di bumi atau yang mereka sebut Geospatial Intelligence.
Salah satu contoh pemanfaatan yang sangat jelas terlihat adalah pemanfaatan aplikasi geoweb seperti Google Earth dan Google Maps oleh pasukan Amerika Serikat dalam operasi penyergapan, penangkapan dan pembunuhan Osama bin Laden di rumah persembunyiannya pada tanggal 2 Mei 2011 yang lalu.

Berkat Google Maps dan Google Earth, mereka dapat mengikuti perjalanan Bin Laden mulai dari Khartoum sampai Jalalabad sampai daerah terpencil dimana ia bersembunyi lalu menemui akhir hidupnya di pakistan.
Jika hal itu baru menggunakan sistem google earth yang hanya mencitrakan bentuk datar dari atas satelit lalu bagaimana jika sistem itu semakin sempurna dengan metode yang tak diduga-diduga dapat mengumpulkan data fisik 3d faktual lewat sebuah aplikasi game.

Bayangkan jika para menteri-menteri, jenderal-jenderal, perwira-perwira tinggi Tentara/Polisi, DPR, Serta seluruh perangkat pegawai negeri sipil ikut latah memainkan game tersebut akibat "booming trend" berapa banyak rahasia data citra fisik yang bisa didapatkan gratis oleh provider game yang telah bekerjasama dengan Institusi Intelijen Dunia itu.

Oleh karena itu jangan anggap remeh sebuah teknologi berkedok entertainment dan saya harap Presiden dapat memberikan warning kepada para perangkat negara untuk tidak memainkan game tersebut dan bahkan karena berpotensi sebagai ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara maka game itu sah untuk di bloking di Indonesia.

Mari asah terus daya nalar dan kesadaran..Teknologi pada satu sisi memang bermanfaat tapi jangan sampai anda dieksploitasi oleh Teknologi.
Go to Hell Pokemon
Dari: Prog Dr Tina Afiatin, MPsi (Dekan Fak Psikologi UGM)
===================

Bagaimana menurut kalian wahai sobat blogger yang cerdas dan cakep-cakep?

Mungkin benar apa yang dikatakan oleh Dekan tersebut. Lha wong Beliau kan orang pintar. Tidak seperti kamu... Hehehe...

Yang pasti pula, bahwasanya pejabat-pejabat di negara kita juga tidak blank amat mengenai teknologi terbaru :)

Namun, dibalik semua itu, memainkan game Pokemon memang cukup membahayakan. Semalam saya juga lihat di berita tivi swasta, ada yang tanganya terluka gara-gara terjatuh ketika ngejar si Mpok-emon.. Hehehe....

Itulah postingan mengenai larangan bermain pokemon di lingkungan pemerintah. Semoga menambah khasanah keilmuan kita. #tumben serius... Wkkkwekk...

Selamat bobo buat para jomblo semua :)


9 comments:

  1. Aku tidak pro tidak juga kontra dengan pokemon.
    tapi Aku ga setuju pendapat yang copasan dari FB tersebut.
    Dalam bahasa Syriac/Suryani, tidak ada pelafalan huruf P dan C.
    Selain itu, pendapat-pendapat miring tentang pokemon itu kebanyakan HOAX.
    Sangat disayangkan sekali jika pihak pemerintah tidak mencerna info pokemon itu terlebih dahulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe...
      namanya juga inpormasi broh...
      boleh percaya boleh tidak.. tergantung pemahaman masing2 individu :)
      Mungkin pemerintah hendak mendisiplinkan para pegawainya.. Nah kebetulan ada momen POKEMON ini :)

      Delete
  2. Di android saya rtidak terinstal pokemon nih jadi aman-aman saja tidak perlu kejar mpok emon yang PHP itu.. kadang ada disini dan pas di cari malah pergi.. semacam malu-malu kucing gtu si mpok emon mh

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayak perasaan ke mantan kamu yah pen?
      kadang datang...kadang pergi...
      xixiixixixixix

      Delete
  3. Saya mah emang ga tertarik sih sama mpok-emon. Btw, sebenernya kalau cuma masalah gps, selama ini juga dengan pakai android udah kedetect kok, biasanya orang ga sadar mengaktifkan fitur lokasinya..saat foto dll.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga ga tertarik..
      kebetulan tidak begitu suka maen games juga :)

      naah itu dia...
      apalagi game pokemon.... bukan hanya kedetek lokasinya saja, tapi gambar realnya juga terdetek :)

      Delete
  4. Aku mah gak suka games soalnya gak mau suka dimaenin anaknya :( huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. cup cup cup...
      ntar abang beliin es yah buat anaknya... biar kamu asyik nge-games-nya...
      xixxixix...

      Delete
    2. nyambung gak nyambung... yg penting makan...
      hahhaaa...

      Delete

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...