Friday, July 22, 2016

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN KETIKA BERKENDARA DI JALAN RAYA

Selamat pagi penduduk yang cakep. Semoga kesetiaan, kekayaan, kesuksesan, ketampanan/kecantikan senantiasa mengiringi langkah kalian. Bagi yang belum cebok, please dech gak usah tidur ;)

Seperti tahun-tahun yang sudah lalu, setiap datang musim sekolah yang baru, maka kondisi jalan dipastikan sedikit crowded, mungkin tepatnya acak-acakan. 

Bukan tanpa sebab saya berkata ciamik seperti itu. Tapi itu adalah pengalaman-pengalaman perasaan saya pribadi.

Bukannya saya mau menyalahkan ataupun menjustifikasi perihal  ke-crowded-an ini, sekali lagi ini hanyalah ungkapan perasaan cangcut saya yang terdalam. Wkwkwkwk.

Berdasarkan pengamatan saya, maka setiap tahun selalu tumbuh dan berkembang rider-rider anyaran alias baru yang berseliweran di jalan raya. Sebagai rider baru, tentu saja akan banyak kontroversi dan kontrobentuk mengenai mereka. 

Dan tolong catet ini, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak yang baru masuk di sekolah SLTA, lebih tepatnya anak-anak baru SLTA (Kelas 10) bahkan ada anak-anak SMP kelas 7 baru yang juga ikut-ikutan mengendarai sepeda motor sendiri :) dan mereka pastilah belum mengerti bahwa ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika berkendara di jalan raya.

Sobat sejati saya ini... disamping si Revowati... hehehe...


Memang sih, ada dari mereka yang sudah bisa mengendarai sepeda motor sedari SMP atau bahkan SD. Tapi ingat yah ini, dulu sebelum mereka bersekolah di SLTA/SLTP, tentulah tidak setiap hari mereka mengendarai sepeda motor. Biar bagaimanapun juga mereka belum punya pengalaman yang memadai. Iya kan?

Berkendara di jalan raya itu bukanlah masalah yang sederhana. Bukan sekedar harus bisa/mampu mengendari kendaraan seterampil mungkin. Tapi ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika berkendara di jalan raya (untuk selanjutnya saya sebut adab).

Adab berkendara ini bukan sekedar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tapi ada masalah emosi di dalamnya. 

Ketika ada mobil yang mau melintas di hadapan kita (menyeberang jalan menuju arah yang berlawanan dengan mobil itu), waktu itu kita lagi ngejar waktu, apakah yang harus kita lakukan? Langsung gas agar mobilnya gak jadi nyeberang, atau membiarkan mobilnya menyeberang dulu baru kendaraan kita gas pol?

Suatu waktu kita barada di jalan raya yang ada pasar tumpahnya, bagaimana dan tindak tanduk seperti apa yang harus kita lakukan ketika melewati jalan itu? 

Ketika kita mau menyalip sepeda motor/mobil di depan kita, tapi ketika kita mau menyalipnya, tiba-tiba saja mereka menambah kecepatan laju kendaraan mereka. Apa yang harus kita lakukan? Ingat yah, ada berbagai tipikal pengendara di jalan raya. Ada yang nyantai, ada yang ugal-ugalan, ada yang suka balapan, ada yang benci ketika mereka disalip dan beberapa tipikal lainnya. Mudah-mudahan lain waktu bisa kita bahas disini :)

Masih banyak lagi adab ataupun kebiasaan yang musti dipahami, dimengerti dan dipraktekan oleh masing-masing pengguna jalan raya. Sekali lagi, berkendara di jalan raya itu bukan sekedar masalah bisa, tapi ada masalah emosional didalamnya. Dan kebetulan sekali, rider-rider baru itu memiliki emosional yang masih labil. So, berhati-hatilah, keep safety dan camkan hal-hal yang harus diperhatikan ketika berkendara di jalan raya yang tadi sudah saya sampaikan (adab-adabnya)  :)

Buat rider baru, keep safety dan jaga emosi kalian dengan baik yah. Wong yang udah lama biasa di jalan saja kadang emosinya meledak-ledak. Hehehe...

Salam motor!



10 comments:

  1. Jadi pengen punya kendaraan.
    minimal Motor ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah... saya malah lagi pengen punya kamera :)

      Delete
  2. Kadang niat dari rumah ingin sabar tapi giliran dijalan raya ,emosi tidak terkendali. Inginnya sumpah serapah keluar.

    ReplyDelete
  3. Saya belum boleh bawa motor ke sekolahan. Katanya, biar nanti aja buat kuliah motornya. Kalo dibanding naik angkutan, lebih enak naik angkutan sih menurutku. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya rob.... menurutku juga lebih asyik naik angkutan umum...
      hanya saja kalau dikampung kaya gue, nunggunya luamaaaaa...
      jadinya malas makai angkutan umum rob :)

      Delete
  4. kalau saya jangankan nyalip bawak motor aja kagak bisa hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga nggak bisa bawa motor.... berat soalnya ky...
      xixixixix...

      Delete
  5. bener banget tuh, sering ketemu juga sama rider newbie yang sok-sokan itu jalan kek punya neneknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihiy...
      yg bikin sebel itu, kadang dia nyalip alewat kanan, padahal mau belok ke sebelah kiri...
      mungkin harus ada kursus dulu yak sebelum mereka naek motor?
      :)

      Delete

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...