Friday, August 12, 2016

INI DIA, CARA MENGUBAH HOBI MENJADI RUPIAH (BELAJAR JUALAN PART 2)

INI DIA, CARA MENGUBAH HOBI MENJADI RUPIAH - Assalamu'alaikum wahai penggemar yang manis, apa kabar kalian di sore yang syahdu ini? Bingung karena lagi butuh duit tapi tak ada pemasukan? Nah, untuk masalah duit menduit ini, tuyul memang jagonya. Tapi sebagai manusia yang telah mengenal jomblo dan segala cerita dibaliknya, maka kita harus lebih jago mencari pundi-pundi rupiah di banding si tuyul apalagi mbak Yul. Hehehe.

Nah, mungkin postingan kali ini akan sedikit memberi inspirasi (syukur-syukur sih banyak dan langsung beraksi) untuk kamu yang lagi kebingungan dalam mengatasi masalah keuangan. Apa itu? ya bisnislah!

Ndak punya modal mas? Ikuti saja cerita ini. Dan yakinlah bahwa Tuhan tidak pernah memberikan ujian yang tidak mungkin bisa kita selesaikan. Semua ujian sudah disesuaikan dengan kadar kemampuan hamba-Nya. Percayalah...Percayalah..... *Ting ;)

Sebelum saya menuliskan postingan ini, saya sadar sesadarnya bahwasanya saya belum sukses betul menapaki jalur entrepreneur ini. Tapi apa salahnya berbagi, iya to? 

Lagi pula, setelah saya mulai serius menapaki jalur entrepreneur yaitu menjual pakaian distro (kaos, jaket, celana dan sepatu), alhamdulillah secara ekonomi dan keuangan mulai ada peningkatan. Hambatan dan ujian pastilah ada, tapi saya yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa Tuhan tidak mungkin meninggalkan saya. Karena kasih sayang-Nya besar, melebihi kasih sayang para mantan saya. Mbuehehe....

Berbagi pengalaman dan ilmu. Semoga bermanfaat dan bisa dipraktekan tentunya :)


INI DIA, CARA MENGUBAH HOBI MENJADI RUPIAH

"Saya tidak punya modal!"
"Saya bingung mau usaha apa!"

Dua hal diatas pernah saya alami (selain ditinggalin cewek tentunya). Semangat sudah menggebu-gebu, niat berwirausaha sudah menyala-nyala. Tapi apa daya kasih tak sampai... eh! Uang tak sampai. KLISE!

Mungkin juga uang kamu sudah ada, tapi bingung mau bisnis apa. Lalu kenapa tidak mulai mencoba berbisnis dengan apa yang kamu sukai? Ya, jadikan hobi kamu menjadi alat pengumpul rupiah. It's a nice choice!

Dulu, sekitar akhir tahun 2001-an, sebelum saya kenal dengan dunia bisnis online dan belum memiliki sepeda motor, saya suka muter-muter kampung dengan sepeda saya. Namanya juga pengangguran :)

Waktu itu saya baru saja mengalami kebangkrutan (semoga lain waktu bisa saya ceritakan disini). Uang orang tua saya yang merupakan hasil pinjaman ke bank tidak bisa saya cicil sama sekali. Stress, malu, dan arghhh... sulit diceritakan pokoknya. TITIK!

Sebenarnya kesukaan saya naik sepeda sudah tumbuh sedari saya kecil. Saya bisa bersepeda hingga delapan kilometeran. Mungkin lebih!

Nah, disaat mengayuh sepeda itulah, tiba-tiba saja terbesit pertanyaan dalam diri saya, "Kenapa saya hanya main sepeda seperti ini? Bukankah sembari bersepeda saya bisa berjualan?"

Pertanyaan bagus sekaligus membikin perut agak mules. Kenapa? LHA WONG NDAK ADA DUIT!

Disaat seperti itu dipertemukanlah saya dengan salah satu pelaku Multi Level Marketing atau MLM syariah yang menurut saya orangnya sangat baik. Dan memang terbukti kebaikannya. Waktu itu, bermodalkan uang seadanya (saya lupa berapa tepatnya, yang jelas kurang dari tiga ratus ribu) mulailah saya berjualan sembari naik sepeda.

Selain barang milik sendiri, saya juga menjual barang-barang MLM milik teman saya itu. Alhasil, barang yang saya jual menjadi cukup banyak :)

Bagaimana hasilnya? Lumayan bagus :)

Selain hobi bersepeda saya tidak hilang, saya pun mendapatkan penghasilan dari jualan yang saya jual secara keliling tersebut.

Setelah saya diterima menjadi tenaga wiyata bhakti di salah satu sekolah negeri di kampung saya, kebiasaan berjualan itu tidak begitu saja surut. Justru tambahan demi tambahan modal kian bertambah.

Dan seiring berjalannya waktu, ketika saya mulai mengenal dunia internet, maka jurus jualan saya berganti lagi. Tidak keliling pakai sepeda. Tapi dagangan saya jual melalui facebook dan twitter :)

Oh ya, dagangan yang saya kelilingkan melalui sepeda pada masa lalu adalah alat-alat kecantikan untuk wanita. So, ada kendala terutama dalam penjelasan dan tentu saja pengalaman tentang pemakaian produk itu. Saya kan ndak makai lipstik dan minyak wangi perempuan?

Setelah mengoprak-aprek ide, muncul gagasan, kenapa tidak jualan kaos oblong saja? Kebetulan kan saya hobi banget tuh pakai kaos, syahdan dipertemuan formal sekalipun :)

Ya, jualan kaos oblong! Karena sudah banyak yang jualan kaos, baik melalui media sosial maupun door to door, maka saya berusaha untuk membuat kreasi lain dalam hal penjualan. Idenya sih biar tidak berkesan murahan dan sama dengan penjual lainnya.

Tapi apa hendak dikata, karena sudah berjamur pedagang-pedagang kaos distro di media online, dan juga ada sedikit kendala yang berhubungan dengan modal, maka saya memutuskan untuk melakukan survey terhadap kaos-kaos yang laku di pasaran. Dan hasilnya, produk-produk distro adalah produk yang ramai dibeli di media daring.

Faktor unik berupa design kaos yang setiap minggunya berganti menjadi salah satu pemicu larisnya produk tersebut di pasaran. Siapa sih yang tidak ingin tampil beda? Saya yakin kalian dan saya tentunya, pastinya ingin berpenampilan yang tidak sama atau beda dengan yang lainnya. Iya kan? Ngaku ajalah!

Walaupun mahal, tetap saja diburu pelanggan.


INI DIA, CARA MENGUBAH HOBI MENJADI RUPIAH

Selain hobi memakai kaos, saya juga hobi menulis. Nah, ini dia. Siapa tahu kamu juga hobi menulis.

Perkembangan dunia tulis menulis sungguh luar biasa mengalami peningkatan. Kalau menurut saya. lagi-lagi penyebabnya adalah teknologi. Internet!

Tidak usah jauh-jauh, kamu yang punya blog, pastinya ingin agar blog kamu senantiasa ter-update. Selain update posting, saya juga yakin kalau kalian ingin menjadi blogger yang kaya akan konten yang unik di blog kamu. Nah, saat ini sudah banyak para penjual artikel yang malang melintang di jagat perinternetan.

Mereka menjual artikel mulai dari yang satuan hingga paketan. Biayanya pun bermacam-macam. Setiap penulis berbeda-beda dalam menghargai artikelnya. Jika mereka bisa, kenapa kalian juga tidak mencoba untuk menjadi penjual artikel?

Masih banyak lagi cara mengubah hobi menjadi rupiah. Yang hobi motor tua, bisa membuka bengkel motor atau menjadi penjual motor-motor tua. Yang hobi sama burung bisa menjadi penjual burung. yang hobi memasak, bisa membuka warung makan sederhana atau justru restoran. Masih banyak lagi hobi-hobi yang bisa diubah menjadi pundi-pundi rupiah.

Baca juga : USAHA APA YANG COCOK UNTUK SAYA?

Sekian postingan saya yang berjudul, INI DIA, CARA MENGUBAH HOBI MENJADI RUPIAH. Semoga bermanfaat dan menambah inspirasi untuk kalian.

Salam sukses!


Wassalam.



4 comments:

  1. Bahasanya pake tuyal tuyul nih anak adsense banget ,,
    Hobi ane sebenernya banyak sih, sampe bingung sebenrnya itu hobi atau hanya sekedar suka.
    kalo sekarang ane lagi mencoba menekunin 'sesuatu' nih. moga menghasilkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gkgkgkgkgkk... pemburu dollar :)

      pilih yg paling sering dilakukan :)

      sesuatu? Hmmmm.... apa itu broh? bukan melihara tuyul kan?
      hehhee...

      Delete
  2. Hobi saya main bola, tapi gagal banting setir tidak bisa jadi pemain bola

    ReplyDelete
    Replies
    1. berarti kamu tidak cocok kerja di air bro...
      xixixii...

      jualan jersey sepakbola sepertinya pas buat kamu :)

      Delete

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...