Wednesday, August 31, 2016

SUARA-SUARA ANEH DALAM TELINGA

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Selamat sore sobat kupers yang berbahagia. Sebelum pidato ini dimulai, marilah kita sejenak menghitung segala nikmat yang telah diberikan pacar, eh.... Tuhan maksud saya, kepada kita semua. Khususnya adalah nikmat sehat. Terutama sekali adalah nikmat berupa pendengaran.

Ya, nikmat pendengaran. Ngomongin pendengaran, semenjak Sabtu kemarin saya mengalami hal yang belum pernah terjadi sama sekali sebelumnya di hidup saya.

Selaku blogger kece dan baik hati, ternyata tak lepas juga dari cobaan hidup. Mbuehehe.... Lebay kali kau ini mas?

Semoga apa yang menimpa saya tersebut bukanlah azab apalagi siksaan karena saya sering mendengarkan kata-kata yang jelek. Atau mungkin karena saya sering mendengarkan bahkan kadang ikut-ikutan ngrasani orang lain. Na'udzubillah....

Ini sebenarnya mau ngomong apaan sih? Kesana kemari kayak jomblo yang lagi nyari sepatu belingnya Cinderella. Arghhh....


SUARA-SUARA ANEH DALAM TELINGA

Baiklah, langsung tancap gas menuju ke pokok cerita.

Begini ceritanya....

Pada hari Sabtu yang lalu, ketika saya baru bangun tidur, tiba-tiba saja ada sesuatu yang aneh. Telinga saya bergemuruh. Berdenyut agak keras. Itulah yang saya rasakan.

Pada awalnya saya menyangka kalau ada perawan yang masuk dalam telinga saya. Setelah saya lihat pakai mikroskop, ternyata tak ada perawan maupun janda kempling yang masuk di telinga saya.  Ah, gambaran yang begitu lebay memang untuk mengulas perasaan saya ketika itu.

Saya hanya bisa menyangka-nyangka tentang apa sebenarnya yang terjadi dengan telinga saya yang tiba-tiba bergemuruh itu. Seakan-akan ada benda yang bergerak kesana kemari di dalam telinga saya itu.

Sebagai awal tindakan yang menurut saya dapat menyembuhkan telinga saya itu, ketika saya mandi, saya masukkan air hangat ke dalam telinga saya yang sebelah kanan itu. Harapan saya tentu saja agar benda yang mungkin masuk ke telinga saya akan keluar dengan metode mancing air tersebut. Ternyata tidak! Begitu selesai mandi, telinga saya masih bergemuruh.

Peristiwa telinga bergemuruh itu berlangsung hingga hari Senin. Ya, sudah tiga hari ternyata telinga ini masih bergemuruh. Tidak sakit sih. Hanya saja aktivitas saya lumayan terganggu dengan kejadian itu.

Saya kemudian menceritakan kejadian ini kepada teman-teman kerja saya. Ada yang bilang agar itu dibiarkan saja. Toh nanti sembuh sendiri. Konon katanya, menurut teman saya yang pernah ngalamin kejadian itu, setelah 3 hari pasti sembuh.

Selain itu ada juga yang nyaranin agar saya langsung tancap perut ke dokter spesialis THT. Wah!

Jujur saja saya kepengin ke rumah mantan, eh... ke rumah pak dokter THT yang baik hati. Tapi apa daya, pekerjaan menumpuk hingga ke gunung Slamet. Wkwkwkwkk...

Seperti yang telah saya singgung pada postingan sebelumnya bahwa laptop saya habis rusak parah yang akhirnya saya harus memulai peng-entry-an data DAPODIK dari nol lagi. Hmmm.... 

Akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan telinga ini ke dokter THT setelah pekerjaan saya selesai (deadline tgl. 31 Agustus 2016).

Pada hari berikutnya ternyata telinga saya masih bergemuruh. Lama kelamaan saya agak khawatir juga dengan hubungan kalian yang belum diresmikan... walah....

Lama kelamaan saya khawatir juga dengan keadaan telinga ini. Apalagi adik saya bilang kalau ada temannya teman dia yang mengalami telinga bergemuruh tersebut dan divonis infeksi. Hadeuhhh...

"Saya kan blogger.. Kenapa saya tidak searching di blog saja tentang kasus telinga bergemuruh ini?"

Pertanyaan itu muncul begitu saja ketika saya sedang terendap di dalam double yu ci alias WC. mbuehehehe....

 Setelah saya googling, bukannya saya tambah tenang, malah tambah ngeri-ngeri sedap. Bagaimana tidak ngeri, lha wong ternyata kemungkinan-kemungkinan telinga yang bergemuruh itu berpusat pada kata-kata bahaya!

Hampir semua blog/web yang saya kunjungi ternyata mengulas bahaya-bahaya dari telinga yang bergemuruh ini. Asem banget! Apalagi setelah empat hari ternyata telinga ini masih bergemuruh. Arghhh... Menyedihkan...


SUARA-SUARA ANEH DALAM TELINGA

Di saat seperti itu, saya menemukan bacaan/lantunan do'a seperti ini :

Allahumma 'aafini fii sam'ii

(Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku)


Akhirnya, tanpa babibu dan kambingbu saya baca do'a itu sembari mengerjakan DAPODIK. Bekerja sembari berdo'a coy...

Dengan penuh keyakinan saya baca do'a itu. 

Setelah beberapa saat membaca do'a itu, ternyata telinga saya semakin bergemuruh. Tapi tetap saya berdo'a dengan penuh keyakinan.

Dan setelah saya bangun tidur tadi, suara begemuruh di telinga saya ternyata hilang alias sembuh saudara-saudara. Alhamdulillah....

Dan kabar baiknya lagi, deadline DAPODIK yang rencananya adalah hari ini, DIUNDUR sampai tanggal 15 September nanti...



Maka, nikmat Tuhan mana lagi yang bisa kau dustai?

Alhamdulillah... Alhamdulillah...

Semoga dengan kejadian ini, saya semakn mensyukuri nikmat berupa pendengaran ini. Betapa ketika kita mengalami sedikit gangguan saja pada pendengaran, ternyata mengakibatkan banyak aktivitas terganggu. Itu baru telinga.... Belum nikmat Tuhan yang lainnya....

Salam blogger!









12 comments:

  1. Kirain telingnya bisa ngomong mas mas
    Itu tandnya gada yg ngomongin mas
    .
    Coba dah kalo masalah telinga tanyain aja sama haji bolot

    ReplyDelete
    Replies
    1. telinganya gak bisa ngomong nik, tapi bisa nyium bau badan gue... mbuehehe...

      hisss... biasanya nanyanya ke bang Aziz gagap nak ...

      Delete
  2. Doanya jos manteb bisa sembuh
    Masalah dapodik di undur, itu bukan barang baru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak tahu juga sob... mungkin benar kata teman saya, ada hewan masuk ke telinga...
      berhubung sudah 4 hari, matilah dia ...
      hehehe....

      Tapi saya sih selalu positif thinking mah kalau urusan do'a :)

      Delete
  3. Yoshhh... Usahanya ada dan tetap berdo'a, keren bray hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan tetep ganteng tentunya dan...
      mbuehehehe

      Delete
  4. Suaranya bukan suara malaikat pencabut nyawa kan mas?

    Hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidakkkk!!!!

      aku belom kawin tujuh kali.....

      Delete
  5. WAW! Keajaiban doa emang luar biasa. Alhamdulillah. Tapi nggak jadi ke dokter THT kan?
    Alhamdulillah...

    ReplyDelete

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...