Tuesday, March 21, 2017

KETIKA PENJUALAN SAYA "DOWN" (SEBUAH INSTROSPEKSI YANG RADA SERIUS)

Met pagi dan assalaamu 'alaikum para calom milyarder semua.

Pada pagi hari ini (jam dinding di rumah saya menunjukan pukul 03.22 dini hari), saya, mas Darsono, lelaki tampan yang biasanya ceplas ceplos asal njeplak, di pagi dimana kondisi saya dalam keadaan lapar dan butuh asupan cendol hangat (ada gak sih), saya mencoba untuk belajar mawas diri sembari menonton pilem bokep   gambar diri sebagai salah satu pelaku bisnis online.

Sungguh, yang namanya jualan itu tak semudah mengintip perawan mandi membalikkan telapak kaki gajah. 

Buktinya, tiga bulan terakhir ini penjualan saya rada terseok-seok. Saya tidak akan menyalahkan pekerjaan kantor yang sangat berjubel. Apalagi menyalahkan para jomblo yang sampai saat ini belum dapat bekasan teman   jodoh yang sempurna, sesempurna hidup gua... eaaaaa....

Benar kata mastah saya, bahwa berjualan online itu, selain kudu sabar, kita juga kudu kerja keras dan cerdas. Sebagai pebisnis tanggung kayak saya, memang waktu dan tenaga harus benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin. Jika tidak, maka inilah yang sedang saya alami, penjualan rada seret kayak apanya perawan dompet yang dilumuri lem tikus. Ihirrrr.....

Teman-teman bisa membeli buku ini lewat saya...
Ikuti kontes selfie buku tersebut dan dapatkan hadiah utama emas 24 Karat bagi 30 pemenang (berbatas waktu).
Silahkan kunjungi facebook saya sekarang juga :)


Nah, disaat jualan down inilah ada kisah yang harus saya jadikan penyemangat sekaligus ibroh alias contoh dalam kehidupan saya yang asyik ini :)

Kisah siapakah itu wahai kisanak? Kisah Abdul Rahman bin Auf dengan kisah kurma busuknya.

Kata Rasulullah Saw, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga paling akhir karena terlalu kaya. 
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.
Maka saat mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir, bagaimana caranya bisa miskin kembali supaya masuk syurga di awal.
Selepas Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga yang sama dengan harga kurma yang bagus.
Semuanya bersyukur..


Alhamdulillah.. 
Kurma yang tadinya dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras.
Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf.

Sahabat gembira...
Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira. Semua bahagia..

Sahabat lain gembira sebab ada kurmanya terjual.
Abdul Rahman bin Auf r.a pula gembira karena... JATUH MISKIN!  Nah lho?
Hebat kan?

Coba kalau kita? 
Bisnis Goyang sedikit, 
Baru 1-2 hari tidak closing, sudah teriak tak tentu arah.

Pusing, stress..
Menyalahkan supplier yang telat kirim,
Kesal karena targetnya PHP, rewel dan sebagainya.
Abdul Rahman bin Auf r.a jusru merasa sangat lega, karena tahu akan bakal masuk surga duluan.
Iya lah, karena sudah miskin.. Hehe

Namun.. 
Subhanallah..
Rencana Allah itu memang selalu paling terbaik.
Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, bahwa Raja Yaman mencari kurma busuk.
Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabak penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah Kurma busuk..
Utusan Raja Yaman itu berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa...
Allahu Akbar..!!

Jadi..
Yang beri rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk ?
Allah SWT lah yang Memberi Rezeki.
Yakinlah bahwa rezeki itu Mutlak dari Allah. Bukan karena bisnis kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik, yang nantinya akan memberikan kita penjualan dan keuntungan yang banyak.
Kadang-kadang, Keyakinan dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat...
"Kita bisa merencanakan sesuatu, tetapi Allah juga telah merencanakan segala sesuatu bagi kita"
Semoga ini selalu menjadi pengingat bagi saya dan mereka yang sedang berbisnis. Pengingat baik dalam kondisi yang lapang maupun bisnis sedang di Uji oleh Allah..
Semoga bermanfaat.

Oh ya, saya sampaikan terima kasih pada salah satu mastah saya, Oom Yunus atas share ilmunya. Semoga Beliau senantiasa diberikan kemudahan oleh Allah SWT.

Sekian dulu yah kisanak semua. Itulah postingan dari saya yang agak yahuud. Mbuehehehe...

Wassalaam.

9 comments:

  1. Semoga ini jadi pembelajaran terbaik pula untuk saya,.
    Kita Harus terus bersyukur dan berusaha yang terbaik .....

    ReplyDelete
  2. aku setuju nih, Alloh memang pemberi rizki
    perkerjaan sebagai perantaranya, cuma cara ngerjainnya itu loh yang mesti baik, biar rezekinya juga bariokah hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wuih, pinter nih si eneng....
      beliin donat dong!
      xixiixiixx....

      Delete
  3. Saya juga pernah mas mengalami hal seperti itu, tapi dengan semangat 45 saya tetap menghadapinya mas, dan alhamdulillahnya lambat laun berbuah hasil juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wesss.. keren...
      makasih udah berbagi pengalamannya...

      semoga kta tergolong kaum yang cakep dan sukses tentunya :)

      Delete
  4. Sabar harus ada, tak sampean sendiri yang pernah ngalami, tapi banyak lho yang ngalami begini, pastinya tetap semangat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuhuiii....
      kudu tetep semangat dan berusaha lbh keras lagi tentunya....

      tengkyuw buuuuuw :)

      Delete
  5. Terima kasih tulisannya, jadi memotivasi nih. Yang penting mah tetap berusaha dan berdoa aja ya. Soal rezeki yakin aja sudah "diatur" :)

    ReplyDelete

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...