Thursday, July 27, 2017

ASTAGA, KECELAKAAN BERUNTUN DI PAGI INI

Seperti biasa, pagi ini berangkat pagi-pagi sekali demi sesuap tiga ratus suap nasi bungkus. Wkwkwkwk…

Mungkin ini minggu terakhir memakai si Shogun buat jalan ke tempat kerja. Soalnya (ujian kaleeee), selain udah rada rewel, si shogun juga kadang bikin enek ini perut… gemradag pisan brow motore.. Mbuehehehe….

Lantas, pakai motor apalagi mas? Perasaan  gonta ganti motor kayak gonta ganti pantat  sendal Sering gitu… Huek!

Yupz, ada berbagai alasan kenapa saya gonta ganti motor. Mulai dari alasan kepepet butuh duit, pengen cepet nglunasin utang, bayar kimcil kuliah dan sebagainya…

Nah, alasan dan sebagainya itu termasuk dalam alasan sesungguhya. Apa itu, satu diantaranya adalah kenyamanan. Ratusan kilo meter saban hari brow… nah loh!

Intinya, butuh kendaraan yang nyaman. You tahu lah bagaimana keadaan jalan raya di negara ini… Brenjal brenjul gak karuan. Ndak usah dibahas… Toh menurut saya, yang mengakibatkan jalanan ndak nyaman, salah satunya adalah diri kita sendiri. Injeksi Yuuk…. Upz! Instrospeksi!!!

Seperti biasa, jalur pertama yang saya lalui adalah jalan raya Patikraja-Kaliori. Lumayan asyik nih jalan.

Jalannya lumayan bagus. Bahkan hampir beberapa bulan sekali selalu ada perbaikan. Salutlah buat bapak gubernur. Ini jalan provinsi brow…

Belum sampai ke pasar Patikraja, brakkk!!! Tabrakan terjadi di depan saya.

Dua sepeda motor dari arah saya bersenggolan. Saking kerasnya, mereka berjatuhan kayak mantan yang ditinggalin di kolam ikan. Argh, mengenaskan.

Saya tidak sempat berlamaan disitu. Disamping mereka pada langsung berdiri, saya sendiri harus mengejar waktu untuk tidak terlambat di tempat kerja. Sok penting!

Saya sih hampir selalu menolong orang yang kecelakaan di jalan raya. Hanya saja lihat-lihat kondisi bang!

Kalau tadi, banyak orang yang nolong plus sepertinya yang bertabrakan tidak begitu fatal. Langsung berdiri seperti anu… Argh, sudahlah. So, saya putuskan untuk tidak berlamaan disitu. Langsung gasss mas bro…

Beda dengan kejadian beberapa bulan yang lalu. Seorang pelajar tergelatk tabrak lari. Konon kata si pelajar tadi, sudah hampir setengah jam tidak ada yang menolong.

Bayangkan bro, ditengah rintikan hujan, si anak pelajar tadi tergeletak dengan kondisi kakinya yang parah. Menghadap ke atas, kehujanan tanpa ada yang…..argh…sudahlah….

Dalam kondisi seperti itu, saya putuskan untuk sekedar memberikan pertolongan. Dan anjritnya…. Sudah bolak balik mobil saya mintai pertolongan untuk membawa korban, eh… ndak ada satupun yang mau berhenti.

Untunglah ada mobil berplat B yang justru tanpa saya hentikan dia langsung menemui saya. Cus deh si anak ke puskesmas terdekat. Alhamdulillah…

Lanjut ke cerita…. Kurang lebih 20 menitan dari lokasi kejadian kecelakaan pertama tadi, lagi-lagi kecelakaan terjadi.

Kali ini di depan salah satu sekolah swasta di Rawalo. Tabrak lari katanya.

Sekilas, saya melihat korban. Lagi-lagi pelajar mas bro… Darah bercucuran kemana-mana. Menurut para saksi, kepalanya pecah. Ada dua korban yang meninggal. Semoga mereka dimasukan ke surga ya Allah…  meninggal dalam keadaan mencari ilmu… Semoga khusnul khotimah. Amiin….

Lemes banget nih saya. Biasanya sih tidak… Hmmmm….

Tiba di kantor, lagi-lagi ada berita kecelakaan… Orang tua temanku, kemarin bersama anaknya ditabrak tronton di daerah buntu ke barat. Argh….

Begitulah pemirsa, ajal tidak ada yang tahu. Ia tak kenal muda ataupun tua.

Saya berdo’a, semoga kita senantiasa diberikan perlindungan. Hidup dalam keadaan baik, wafatpun khusnul khotimah. Amiin…

Oh ya, buat para bikers, keep safety yah. Helm jangan lupa… pokoknya jaga diri dan jangan lupa berdo’a…


Bye…


No comments:

Post a Comment

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...