CARA MENCARI JODOH UNTUK PRODUK KITA

by - September 08, 2018


CARA MENCARI JODOH UNTUK PRODUK KITA


Met pagi mblooooow!!!
:)

Postingan kali ini kita akan membahas cara mencari jodoh... Tapi bukan jodoh untuk elu mblo...
Ini postingan tentang cara mencari jodoh untuk produk kita... So, buat para jomblo, palingkan dulu wajahmu dari hal-hal yang bernama jodoh.

Saatnya konsen ke bisnis yang kamu bangun :)
Yeyeyee...lalalaa....

Setiap produk pasti ada jodohnya.
Pernah dengar kalimat seperti itu kan?

Berdasarkan pengetahuan yang gue dapet selama bertapa di rumah gebetan gue, kalimat itu emang benar adanya.

Bahkan, untuk produk yang dianggap "ecek-ecek" tak berkelas pun masih ada jodohnya kok.

Lha saya pernah ke salah satu provinsi di bagian ujung Jawa ini.... Bayangin bro, baut bekas yang udah karatanpun laku dijual!

Bukan kiloan bro... Jualnya satuan!

Gila bener kan?
Baut karatan gitu lhoh :)

Sorry... bukan lagi menjelek-jelekkan baut lho saya...
Ini adalah produk yang jangankan kepikiran untuk dijual, ada di jalanan ajah kita ogah ngambilnya...
Baut bekas karatan!!!!

Kenapa bisa laku bang?
Karena di tempat itu memang banyak para  penjual spare part bekas yang berderetan kaya orang yang lagi ngantri sembako murah. Banyak benerrrr.....
Bahkan bisa dibilang sebagai PASAR SPAREPART BEKAS!

Kalau kita ilustrasikan dari apa yang barusan gue ceritakan tadi, maka sudah mulai ada gambaran tentang bagaimana cara mencari jodoh buat produk kita.


Kita breakdown-kan kan cerita di atas

BAUT BEKAS
SPARE PART
PASAR
PASAR KHUSUS SPAREPART BEKAS


Bagaimana...
Mulai ada gambaran?

Sebenarnya, cerita di atas masih bisa kita break lagi dengan lebih spesifik.

SUKA BARANG MURAH
KOMUNITAS

Masih bingung juga?

Oke..

Saatnya kita bikin yang lebih mudah lagi tentang bagaimana mencari jodoh untuk produk kita.

Berkaca pada baut bekas yang dijual tadi, bisa kok kita analisa bagaiamana caranya agar baut itu laku. Cek break down yang tadi saya buat.

Cara mencari jodoh untuk produk baut bekas tadi bisa kita lakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Cari orang yang suka dengan produk murah macam baut bekas itu
2. Orang dengan type seperti nomor satu biasanya adalah orang-orang yang.......   (isi sendiri)
3. Bikin pasar sendiri
4. Untuk mewujudkan point nomor 3, buatlah kolam uang
5. Kolam uang yang saya maksudkan di nomor 4, bisa kita buat dengan cara membentuk sebuah komunitas
6. Komunitas untuk orang-orang dengan type nomor 1 tentunya
7. Buat pula komunitas untuk penjual sparepart (Bikin pasar sendiri)


Jika langkah-langkah di atas sudah kita buat, saatnya mancing di kolam yang tadi kita buat.

CATATAN :
Jangan langsung mancing.
Ingat, jangan sekedar jualan... Tapi berikan juga manfaat dan edukasi buat calon konsumen kita.

Caranya?
Sharing-sharing sesuatu yang bermanfaat di komunitas yang tadi kita buat. Pada contoh baut bekas, kemungkinan orang dengan type nomor 1 berada pada ekonomi menengah ke bawah.

Seringlah sharing tentang motivasi khususnya motivasi untuk memperbaiki ekonomi (motivasi usaha misalnya) dan juga sharing motivasi tentang religiusitas. Baru dah kita jualan.


JIKA KAMU JUAL JILBAB, MAKA INI CARA MENCARI JODOH UNTUK PRODUK KAMU


Buat komunitas hijabers.
Selanjutnya?
Tahu kan caranya? Hehehe...


JUALAN APAPUN, JIKA KAMU SEDANG MENCARI JODOH BUAT PRODUK YANG KAMU JUAL ITU, BUATLAH KOMUNITAS YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUK ITU.


Catatan...
Jangan sekedar untuk berjualan saja komunitas yang kamu buat tadi. Tapi sebesar mungkin, buatlah sesuatu yang sangat bermanfaat, baik untuk anggota maupun untuk sesama...

Masih bingung?
Silahkan bergabung di channel telegram saya. Setiap anggota channel, bisa langsung menghubungi saya untuk sharing-sharing tentang cara mencari jodoh buat produk yang kita jual ini.

Ini channel telegram saya >> t.me/wartausaha

Salam sukses.

Semoga postingan tentang CARA MENCARI JODOH UNTUK PRODUK KITA bisa bermanfaat untuk kita semua.


Amiin...








You May Also Like

0 comments

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...

Sponsor