Thursday, January 4, 2018

APA YANG TERJADI DI JALANAN JIKA HUJAN

www.masdarsono.com-Apa yang Terjadi di Jalanan jika Hujan


Met pagi bikers semuah :)

Pagi yang uhuk banget. Begitulah kira-kira jawabanku kalau ditanya sama janda sebelah perihal apa yang terjadi di pagi ini.

Mulai dari terbangun yang tidak sengaja (gara-gara suara tivi yang berisik), hingga pipis yang tak lancar karena kebelet pipis tapi mata masih ngantuk. Ugh!

Untung ada nasi rames yang ujug-ujug muncul dihadapanku... Oh rasanya nikmat sekali. Nasi rames plus combro disertai te teh manis. Rasanya maknyos. Padahal belul mandi.

Tidak maknyosnya.... Sedari kemarin air PDAM di sekitar Jatilawang dan Purwojati mati total. Halah.... Kopet pisan!


Apa yang Terjadi di Jalanan jika Hujan

Begitu selesai mandi dan keramas karena mimpi basah rambut ku gatal dan tak pernah samphoan (gajinya tinggal sekranjang salak yang bolong-bolong)  langsung berdandan seperti Pangeran kodok tamvan dari negeri atas awan.

Si Klexo kuda besiku tampak lusuh. Hampir dua minggu belum masuk ke cucian motor. Kasihan banget yah saya....

Seperti biasa, si Klexo aku panasin dengan cara aku pacaran dengan mantannya, Uhuk.

Setelah dirasa cukup, langsung aku tancap gas menuju tempat kerja.

Dasar sial... Baru beberapa ratus meter, tiba-tiba ingatan ini melayang pada baju dan celana titipan adikku yang tertinggal di rumah. Ugh!

Terpaksa balik lagi...

Melihat cuaca yang sepertinya gerimis, langsung aku pakai celana anti baper hujan yang sedari kemarin masih kotor. Maklum lah hujan.

Untuk jas hujannya belum aku pakai. Males koh :)

Selang 7 kiloan dari rumah ternyatah hujannya deras... Terpaksa harus mlipir ke salah satu toko yang kebetulan masih tutup guna memakai jas hujan.

Selesai memakai jas hujan, langsung deh tancap gas.

Tak disangka, ternyata dari arah berlawanan hujan sangatlah deras.

Mbatin saya, bakalan terlambat nih... padahal sih hampir tiap hari terlambat. Hahahahhaaaaa....



Apa yang Terjadi di Jalanan jika Hujan


Batinku demikian karena sudah menjadi tradisi... Maksudnya?

Ini  nih pokok pembicaraan kita pada pagi ini.

Di jalanan yang biasa aku lalui, kalau musim hujan kayak gini, apalagi hujannya di jam-jam orang-orang berangkat kerja, jumlah sepeda motor seakan tenggelam oleh banyaknya mobil yang berlalu lalang.

Yupz... Menurut pengamatanku, jumlah mobil lebih banyak ketimbang sepeda motor.

Pembuktiannya, kalau hujan deras, jalanan yang saya lalui seakan menjadi panjang dan lamaaaaa... bahkan seringnya macet.

Sekali lagi, ini terjadi jika hujan lebat...

Pernah saya amati ketika jalanan macet hampir 5 kilo meteran (mungkin lebih) mulai dari arah bendung gerak serayu hingga ke Patikraja, waktu itu sedang hujan juga. Ternyatah plat mobilnya hampir semua plat R!

Jadi bertanya-tanya.
Ternyata banyak yang punya mobil yah orang-orang banyumas ini? Hehehe....

Kesimpulannya sih, jika musim hujan mereka yang biasa naik sepeda motor lebih memilih menggunakan mobil untuk beraktivitas :)

Nyatanya, teman-teman kerja saya hampir semua memiliki mobil. Lebih dari 75% lho ;)

Pokoknya, kalau musim hujan dan terjadi di jam berangkat kerja, jalanan yang biasa aku lalui menjadi ramai. PENUH dengan mobil dan biasanya MACET.


Benar kata mbah Tedjo, "Kemacetan adalah hak setiap kota!."

Bagaimana di tempat kamu?




Previous Post
Next Post

post written by:

4 comments:

  1. jalanan akan banjir dan banyak orang akan berhenti berteduh, menumpang di pinggiran jalan.
    kalau nekat dan hujannya lebat, bisa terseliding . heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak kaum muda yg malah pada mojok di toko2 yg belom buka bang :)

      hhaahaaa...

      Delete
  2. Kon pada minggir mas mobile. Karo ngomong:

    'Minggir, nyong pan liwat'

    ReplyDelete

Ini adalah tempat ngeluarin uneg-uneg.
Monggo yang mau nyerocos, saya persilahken :)

Oh ya, link hidup terpaksa saya cubit lho ...